JAKARTA, HAWA – Microsoft tengah menarik perhatian dunia teknologi setelah resmi mengintegrasikan model AI canggih GPT-5.6 ke dalam ekosistem Microsoft Copilot mereka. Namun, di balik pengumuman tersebut, raksasa teknologi ini secara diam-diam juga dikabarkan sedang menguji Kimi K3, sebuah model open-weight dari China, yang berpotensi mengubah lanskap model AI di platform produktivitas kerja.

Pengguliran GPT-5.6 dimulai pada 8-9 Juli 2026, memperkuat kemampuan Copilot Chat, Copilot Cowork, serta aplikasi Microsoft 365 Copilot seperti Word, Excel, dan PowerPoint. Model baru ini diposisikan untuk menangani pekerjaan multi-step yang lebih kompleks, meningkatkan reasoning, analisis, dan kreasi konten di Microsoft Copilot tanpa mengorbankan efisiensi.

“Starting today, OpenAI’s GPT-5.6 family of models is available in Microsoft 365 Copilot—in Word, Excel, PowerPoint, Chat and Cowork,” tulis Microsoft. Mereka menambahkan bahwa “GPT-5.6 helps Copilot take on more of that complexity more efficiently.”

Bersamaan dengan itu, kabar mengenai uji coba Kimi K3 oleh Microsoft mencuat pada 19 Juli 2026. Uji internal ini bertujuan mengevaluasi apakah model open-weight asal China tersebut mampu menggantikan atau melengkapi model AI lain seperti GPT dan Claude yang kini digunakan dalam Microsoft Copilot. Langkah ini mengindikasikan upaya Microsoft untuk menekan biaya operasional dan memperluas pilihan model AI yang lebih fleksibel.

Sebuah laporan pasar yang dirangkum upday menyebutkan, “Microsoft is exploring a major cost-cutting move … replacing AI models from OpenAI and Anthropic in its Copilot service with China’s Kimi K3 model.”

Sebelumnya, Microsoft telah memperkenalkan Kimi K2.7 Code sebagai model open-weight pertama yang bisa dipilih di GitHub Copilot, mulai 1 Juli 2026. Model ini berjalan di Azure dengan skema penagihan berbasis penggunaan, memberikan opsi yang lebih hemat biaya bagi alur kerja coding dan memperlihatkan komitmen Microsoft terhadap model open-weight dalam ekosistem Microsoft Copilot.

GitHub mengklaim, “Kimi K2.7 Code is now the first open-weight model offered as a selectable option in the Copilot model picker.” Mereka menambahkan, “This is the first open-weight model offered as a selectable option in the Copilot model picker, giving you more choice and a lower-cost option for your coding workflows.”

Pergeseran ini menandakan bahwa Microsoft tidak lagi bergantung pada satu vendor model AI, melainkan membangun portofolio model yang lebih cair dan modular dalam Microsoft Copilot. Model frontier AI kini dipandang semakin terkomoditisasi, di mana efisiensi, integrasi, dan biaya menjadi faktor penentu utama. Hal ini juga melemahkan ketergantungan pada vendor tertentu dan mendorong kompetisi yang sehat di pasar model AI.*/LIA