PALU, HAW.ID – DPRD Provinsi Sulawesi Tengah menerima aksi penyampaian aspirasi dari Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) di Kantor DPRD Sulteng, Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, Senin (20/4/2026).

Aksi tersebut diterima oleh Ketua Komisi IV DPRD Sulteng, Moh. Hidayat Pakamundi, yang mewakili Ketua DPRD. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif mahasiswa dalam menyuarakan aspirasi masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa DPRD terbuka terhadap kritik yang konstruktif.

“Kami menghargai sikap kritis mahasiswa sebagai bagian dari kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi. Seluruh tuntutan yang disampaikan akan kami catat dan tindak lanjuti sesuai kewenangan DPRD,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, massa LMND menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya menolak praktik penyalahgunaan jabatan dalam tata kelola pemerintahan, mendorong pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis, serta mendesak evaluasi menyeluruh terhadap program makanan bergizi agar tepat sasaran dan transparan.

Selain itu, mereka juga menyoroti dugaan praktik oligarki dalam pengadaan pangan, meminta pengusutan tuntas kasus Andi Yunus secara transparan melalui peradilan umum, serta mendesak satuan tugas terkait untuk mengambil alih tambang ilegal di Kabupaten Parigi Moutong yang sebelumnya telah disegel oleh Polda Sulawesi Tengah.

Menanggapi tuntutan tersebut, DPRD Sulteng melalui Komisi IV menyatakan akan melakukan sejumlah langkah. DPRD menilai isu penyalahgunaan jabatan menjadi pengingat bagi seluruh penyelenggara negara untuk tetap menjunjung tinggi etika, integritas, dan akuntabilitas dalam menjalankan amanah.

Selain itu, DPRD akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna mengevaluasi kebijakan pendidikan dan program makanan bergizi, serta mendorong transparansi dalam proses pengadaan dan distribusi pangan.

DPRD juga menegaskan komitmennya untuk mengawal proses penegakan hukum agar berjalan secara adil dan terbuka, termasuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah pusat dalam penanganan tambang ilegal di Parigi Moutong.

“Kami berkomitmen meneruskan aspirasi ini kepada pihak eksekutif dan lembaga terkait, serta memastikan adanya tindak lanjut yang konkret,” tegasnya.

Aksi berlangsung tertib dan kondusif dengan pengawalan aparat keamanan. DPRD berharap dialog antara mahasiswa dan pemerintah dapat terus terjalin secara konstruktif demi kemajuan Sulawesi Tengah.LIA