SIGI, HAWA.ID – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Henri Kusuma Muhidin, mewakili Ketua DPRD Sulteng menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Arena Utama Taman Likuifaksi, Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Minggu (7/6/2026) malam.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dan dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido, Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah Sri Nirwanti Bahasoan, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Novalina, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, unsur Forkopimda, para kepala daerah se-Sulawesi Tengah, pimpinan organisasi perangkat daerah, dewan hakim, kafilah MTQ dari seluruh kabupaten dan kota, serta masyarakat Kabupaten Sigi.
Dalam kesempatan itu, Henri Kusuma Muhidin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sigi dan seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan MTQ tingkat provinsi tersebut.
“Atas nama pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Sigi, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Menurut Henri, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Quran, tetapi juga merupakan sarana memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menanamkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Ia berharap pelaksanaan MTQ XXXI dapat melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam kemampuan membaca dan memahami Al-Quran, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir generasi Qurani yang cerdas, berakhlak mulia, dan mampu menjadi teladan dalam membangun Sulawesi Tengah yang maju, harmonis, dan sejahtera,” katanya.
Henri juga mengajak seluruh peserta menjadikan MTQ sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri, memperdalam pemahaman terhadap kandungan Al-Quran, serta memperkuat semangat persaudaraan dan sportivitas.
Menurutnya, keberhasilan dalam MTQ tidak semata-mata diukur dari prestasi yang diraih, tetapi juga dari kemampuan mengamalkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.
“Kemenangan sejati bukan hanya diraih melalui prestasi, tetapi juga melalui kemampuan mengimplementasikan ajaran Al-Quran dalam setiap aspek kehidupan,” ujarnya.
Ia berharap pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi masyarakat Sulawesi Tengah.
“Semoga dari ajang ini lahir qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Tengah di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.***