SIGI, HAWA.ID – Dewan Pimpinan Wilayah Komunitas Ibu Cerdas Indonesia (KICI) Sulawesi Tengah menggelar aksi penanaman pohon di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Kapopo, Kabupaten Sigi, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan satu dekade atau 10 tahun berdirinya KICI yang akan diperingati pada 16 Juni 2026 mendatang.
Sebanyak 150 pohon ditanam oleh anggota KICI Sulteng bersama sejumlah pihak yang terlibat dalam upaya penghijauan kawasan Tahura Kapopo.
Ketua DPW KICI Sulteng, Liliyani Maloto, mengatakan kegiatan penanaman pohon dipilih sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus kontribusi nyata perempuan dalam menjaga kelestarian alam.
“Penanaman pohon ini menjadi bagian dari peringatan 10 tahun KICI. Kami ingin memberikan kontribusi nyata untuk lingkungan dan masa depan anak cucu kita,” ujar Liliyani.
Ia mengapresiasi keterlibatan para anggota KICI yang hadir dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan penghijauan tersebut.
Menurutnya, aksi penanaman pohon tidak hanya menjadi tanggung jawab komunitas yang bergerak di bidang lingkungan, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas perempuan.
“Ini menunjukkan bahwa menjaga lingkungan bisa dilakukan siapa saja, bukan hanya komunitas yang fokus di bidang lingkungan atau pertanian,” katanya.
Liliyani menjelaskan, kawasan seluas sekitar dua hektare di Tahura Kapopo itu sebelumnya didominasi tanaman johar dan akasia. Karena itu, dilakukan penanaman berbagai jenis pohon untuk meningkatkan keanekaragaman hayati di kawasan tersebut.
Ia berharap penghijauan itu dapat mendukung fungsi Tahura tidak hanya sebagai kawasan wisata, tetapi juga sebagai ruang konservasi dan penelitian.
“Harapannya kawasan ini bisa menarik biodiversitas lain seperti burung dan kupu-kupu sehingga menjadi lebih beragam dan bernilai edukasi,” ujarnya.
Kegiatan penanaman pohon tersebut terlaksana melalui kolaborasi dengan Relawan untuk Orang dan Alam (ROA), Keanekaragaman Hayati (KEHATI), Dinas Kehutanan Sulawesi Tengah, serta UPT Tahura Kapopo.
Sementara itu, perwakilan Relawan untuk Orang dan Alam (ROA) Sulawesi Tengah, Rizal, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi KICI Sulteng dalam kegiatan penghijauan di kawasan Tahura.
Ia mengatakan, keterlibatan komunitas perempuan dalam aksi lingkungan menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak perubahan iklim.
“Semakin banyak pohon yang ditanam, semakin besar manfaatnya bagi lingkungan. Pohon dapat menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen yang dibutuhkan masyarakat,” katanya.
Rizal menyinggung kondisi suhu udara di Kota Palu yang beberapa waktu terakhir cukup tinggi dan menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan.
“Kita sudah merasakan dampak pemanasan global. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk masa depan lingkungan dan generasi mendatang,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, pihak ROA juga menyiapkan bibit pohon, lubang tanam, dan pupuk untuk mendukung proses penghijauan di Tahura Kapopo.
Dalam kegiatan tersebut, anggota DPRD Kota Palu, Rini Haris yang juga merupakan anggota KICI Sulteng terlihat antusias melakukan aksi penanaman pohon.LIA