PADANG, HAWA – Wilayah Sumatra mengalami kejadian listrik Sumatra padam massal yang menyebabkan sejumlah kota besar gelap gulita pada Jumat malam (22/05). Gangguan yang mulai dilaporkan sejak pukul 18.44 WIB ini melanda wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, hingga Riau.
Dugaan awal menyebutkan bahwa penyebab insiden listrik Sumatra padam ini bersumber dari masalah sistem transmisi 275 kV pada jalur Rumbai ke Muaro Bungo. Kerusakan teknis tersebut memicu pemisahan sistem interkoneksi yang berdampak pada pemutusan aliran listrik secara serentak di berbagai daerah.
Di Kota Padang, aktivitas warga dilaporkan sempat lumpuh karena kegelapan total menyelimuti hampir seluruh penjuru kota tidak lama setelah waktu magrib. Sejumlah titik jalan raya juga mengalami kemacetan cukup parah akibat matinya lampu lalu lintas selama fenomena listrik Sumatra padam berlangsung.
“Gangguan terjadi sejak pukul 18.44 WIB,” kata Ajrun Karim, General Manager PLN UID Sumbar.
Pihak PLN segera mengerahkan tim teknis untuk melakukan investigasi menyeluruh dan mempercepat proses pemulihan daya di titik yang terdampak. Estimasi waktu penanganan diperkirakan memakan waktu antara 6 hingga 8 jam agar pasokan energi kembali stabil secara merata.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi dan meminta masyarakat tetap tenang selama proses perbaikan berlangsung,” ujar manajemen PLN melalui keterangan resminya.
Peristiwa listrik Sumatra padam ini mengingatkan pada insiden besar tahun 2024 yang sempat berdampak pada ratusan ribu pelanggan di wilayah Sumatra Barat. Hingga berita ini diturunkan, proses pemulihan pasokan listrik masih terus diupayakan secara bertahap oleh petugas di lapangan.*/LIA