PALU, HAWA.ID – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Tengah menggelar peringatan Hari Kartini ke-143 yang dirangkaikan dengan peluncuran buku berjudul “Politik Bernilai” di Jalan Sisingamangaraja, Selasa (21/4/2026). 

Agenda ini menjadi ruang silaturahim sekaligus wadah bagi para wakil rakyat untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung demi memastikan suara rakyat menjadi dasar setiap kebijakan.

Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BIPEKA) DPW PKS Sulteng, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah, menegaskan bahwa perjuangan perempuan tidak boleh berhenti pada aspek seremonial semata. Ia menyatakan bahwa perempuan saat ini memegang peran krusial sebagai pendidik di rumah, penggerak di tengah masyarakat, dan penentu arah perubahan di ruang publik. 

Dalam kesempatan tersebut, PKS juga memberikan piagam penghargaan kepada lima perempuan inspiratif yang dinilai memiliki kiprah nyata dalam menguatkan keluarga, menggerakkan ekonomi, serta mengabdi di bidang sosial dan pendidikan di Sulawesi Tengah.

Mengenai buku “Politik Bernilai” yang diluncurkan, Hj. Wiwik menjelaskan bahwa karya tersebut merupakan ikhtiar untuk mengembalikan makna politik sebagai jalan pengabdian yang jujur, berintegritas, dan berpihak kepada rakyat. Ia mengajak seluruh kader untuk membangun budaya politik yang sehat, menghadirkan solusi, dan mempersatukan masyarakat ketimbang memicu konflik.

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPW PKS Sulteng, Muhammad Wahyuddin, mengapresiasi efisiensi agenda yang menggabungkan tiga kegiatan sekaligus, termasuk peringatan sejarah RA Kartini dan peluncuran karya literasi. Wahyuddin menyoroti potensi besar perempuan di Sulawesi Tengah yang kini telah mengisi berbagai posisi kepemimpinan, mulai dari tingkat rukun tetangga, kepala desa, hingga kepala daerah. Ia menegaskan bahwa perempuan di Indonesia tidak kekurangan stok pahlawan di masanya masing-masing.

Wahyuddin juga mengingatkan kembali filosofi bahwa perempuan adalah madrasah pertama dan utama bagi generasi mendatang, sehingga peningkatan wawasan dan keahlian bagi perempuan menjadi prioritas partai. Melalui Bidang Perempuan dan Keluarga, PKS berkomitmen untuk terus mengasah kemampuan para anggotanya demi memberikan kontribusi terbaik bagi daerah. Menutup sambutannya, ia berharap momentum ini dapat mewujudkan visi Sulawesi Tengah yang “Handal”, berkeadilan, dan sejahtera di masa depan.

“Politik adalah amanah, bukan sekadar kekuasaan. Melalui buku ini, kita mengajak untuk membangun budaya politik yang mempersatukan, bukan memecah belah,” ujar Hj. Wiwik dalam sambutannya.TIN