KEBUMEN, HAWA – Sebuah keluarga besar di Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, menunjukkan aksi nyata dengan melakukan keluarga bangun jalan di Kebumen sepanjang 2,5 kilometer. Pembangunan infrastruktur yang menggunakan dana pribadi ini mencakup dua jembatan untuk mempermudah akses transportasi hasil bumi para petani setempat. Infrastruktur tersebut resmi beroperasi setelah diresmikan langsung oleh Bupati Kebumen pada 04/07/2026.

Proyek swadaya ini merupakan inisiatif keluarga besar H. Sudar, termasuk mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan periode 2020-2024, H. Suhanto. Pengerjaan fisik dimulai sejak 21/04/2026 secara gotong royong bersama masyarakat Dukuh Grigak. Langkah keluarga bangun jalan di Kebumen ini menjadi solusi konkret di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah untuk pembangunan desa terpencil.

“Kami ingin peninggalan orangtua kami tidak hanya dikenang, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan adanya jalan baru ini, akses pertanian yang dulunya harus memutar jauh, kini terpangkas menjadi hanya sekitar 1,5 kilometer,” kata Siti Srimulati, perwakilan keluarga.

Jalan Siti Sudar memiliki lebar 3,5 meter, sementara dua jembatan yang melintasi Sungai Soka dan Kedunglumpang dibangun dengan bentang 5,5 meter. Kehadiran infrastruktur ini sangat vital karena memangkas jarak tempuh warga yang semula harus memutar hingga 5 kilometer. Aksi keluarga bangun jalan di Kebumen ini terbukti mampu menekan biaya transportasi logistik para petani di wilayah Karangsambung.

“Fasilitas ini dibangun murni dari keikhlasan sekeluarga. Ini teladan nyata bagi putra daerah yang sukses di perantauan namun tetap memikirkan tanah kelahirannya,” kata Lilis Nuryani, Bupati Kebumen.

Peresmian proyek swadaya ini berlangsung meriah dengan dihadiri oleh tokoh masyarakat dan jajaran pemerintah daerah setempat. Penandatanganan prasasti dan pemotongan pita menjadi simbol dimulainya babak baru bagi penguatan ekonomi warga Desa Plumbon. Keberadaan keluarga bangun jalan di Kebumen ini diharapkan memicu semangat gotong royong serupa di wilayah lain di Jawa Tengah.LIA