PALU, HAWA.ID – Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah, S.Ag., M.H., menyatakan dukungannya terhadap Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diinisiasi Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok, mengendalikan inflasi, serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Dukungan tersebut tidak hanya disampaikan dalam bentuk komitmen, tetapi juga diwujudkan melalui kegiatan reses yang sedang dilaksanakannya di sejumlah wilayah. Pada setiap titik reses, anggota DPRD yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah itu membagikan paket sembako kepada masyarakat.
Perempuan yang akrab disapa Bunda Wiwik itu mengatakan, pembagian paket sembako merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Gerakan Pangan Murah sekaligus upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah tekanan ekonomi.
“Program Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Karena itu, saya ingin mendukung program ini secara langsung melalui pembagian paket sembako di seluruh titik reses, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Bunda Wiwik pada kegiatan reses terakhir di Kelurahan Boyaoge, Ahad (2/8/2026).
Menurutnya, Gerakan Pangan Murah memiliki peran strategis dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pangan sekaligus menjadi salah satu instrumen pengendalian inflasi daerah. Program tersebut juga dinilai mampu memperkuat daya beli masyarakat, khususnya bagi keluarga berpenghasilan rendah.
Bunda Wiwik berharap sinergi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, terus diperkuat agar berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dapat menjangkau lebih banyak warga.
“Kolaborasi seperti ini penting agar ketahanan pangan tetap terjaga, daya beli masyarakat meningkat, dan kebutuhan pokok dapat diperoleh dengan harga yang terjangkau,” katanya.
Sebagai mitra kerja perangkat daerah yang membidangi sektor pertanian dan ketahanan pangan, Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, lanjut Bunda Wiwik, akan terus mengawal kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, termasuk program-program yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Ia berharap pembagian paket sembako yang dilakukan selama masa reses tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat semangat kolaborasi antara pemerintah dan wakil rakyat dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan pangan masyarakat.
Bila ingin lebih kuat sebagai berita, Anda juga dapat menambahkan data jumlah paket sembako yang dibagikan, jumlah titik reses, atau jumlah penerima manfaat agar nilai informasinya semakin tinggi.TNI