MIMIKA, HAWA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyatakan Presiden Prabowo Subianto sebagai “bapak bagi semua” dalam diskusi mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis.
Pernyataan ini disampaikan Pigai saat meresmikan Pusat Studi Hak Asasi Manusia di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Mimika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (18/8).
Dalam kesempatan tersebut, Natalius Pigai menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan upaya pemenuhan hak dasar warga negara. Ia menjelaskan, program ini sejalan dengan prinsip Hak Asasi Manusia yang mencakup pemenuhan kebutuhan dasar, seperti pangan.
“Yang memberikan makan adalah bapak kepada anaknya. Siapa bapaknya? Negara Republik Indonesia. Prabowo Subianto adalah bapak bagi semua,” kata Natalius Pigai.
Pigai juga menambahkan bahwa makan merupakan bagian integral dari hak asasi manusia.
“Hak Asasi Manusia juga meliputi program makan bergizi gratis. Makan itu HAM,” lanjutnya.
Pernyataan ini disampaikan dalam konteks peran negara yang bertanggung jawab memastikan kesejahteraan warganya. Ia menjelaskan,
“Yang memberikan makan, MBG, kepada anak-anaknya yaitu warga negara Indonesia yang layak mendapatkan makanan.”
Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan inisiatif pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti peserta didik, anak usia dini, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Presiden Prabowo Subianto sendiri telah berkomitmen untuk melanjutkan dan meningkatkan efisiensi program ini.
Komentar dari Natalius Pigai ini menyoroti bagaimana pemerintah, di bawah kepemimpinan Presiden, berperan dalam memastikan hak dasar warganya terpenuhi.
Pernyataan ini kemudian menarik perhatian publik setelah rekaman video dan pemberitaan tersebar luas pada 21 Agustus 2026.LIA