MAKKAH, HAWA – Kota suci Makkah, Arab Saudi, akan mengalami fenomena langka Gerhana Matahari Total yang membuat siang hari berubah menjadi gelap gulita pada 2 Agustus 2027. Peristiwa astronomi ini bukan terjadi bulan depan seperti banyak beredar, melainkan sebuah “gerhana abad ini” yang totalitasnya berlangsung lebih dari 6 menit di titik maksimum, menjadikannya gerhana terlama yang dapat disaksikan dari daratan hingga tahun 2114.

Gerhana Matahari Total ini akan menciptakan pemandangan dramatis, di mana piringan Matahari tertutup sempurna oleh Bulan. Di Makkah sendiri, kegelapan total diperkirakan berlangsung selama sekitar 5 menit, mengubah langit siang menjadi seperti malam, memungkinkan bintang dan planet terlihat jelas.

Jalur totalitas Gerhana Matahari Total ini akan melintasi beberapa negara, dimulai dari Spanyol selatan, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, hingga Arab Saudi, Yaman, dan Somalia. Makkah dan Jeddah menjadi kota-kota di Arab Saudi yang beruntung berada di jalur bayangan inti Bulan (umbra).

Fenomena Gerhana Matahari Total Makkah ini terjadi ketika Bulan berada tepat di antara Bumi dan Matahari, menyelaraskan ketiga benda langit tersebut dan menghasilkan bayangan yang jatuh ke permukaan Bumi. Ini adalah momen langka yang selalu menarik perhatian para astronom dan masyarakat global.

Meskipun durasi totalitas maksimum tercatat 6 menit 23 detik di Luxor, Mesir, Gerhana Matahari Total di Makkah dengan durasi 5 menit tetap menjadi peristiwa yang sangat signifikan. Gerhana matahari total sebelumnya pada 12 Agustus 2026 hanya memiliki durasi totalitas sekitar 2 menit 18 detik.

“Sejauh ini, Bumi adalah satu-satunya planet yang kita ketahui mengalami jenis gerhana matahari seperti ini. Bulan dengan ukuran dan jarak yang sempurna membuat fenomena ini sungguh istimewa,” kata Kelly Korreck, ilmuwan program gerhana NASA.

Dampak langsung dari Gerhana Matahari Total ini meliputi perubahan langit yang menyerupai malam, penurunan suhu udara yang signifikan, serta perubahan perilaku hewan yang akan mengikuti insting malam mereka. Ini adalah pengalaman sensorik yang luar biasa bagi siapa pun yang menyaksikannya.

“Di kota suci Makkah, pancaran sinar Matahari diperkirakan akan tertutup sepenuhnya selama sekitar 5 menit pada siang menjelang sore hari. Fenomena ini sesaat akan mengubah siang hari menjadi gelap gulita,” lapor Arabia Weather pada 13 Juli 2026.

Gerhana Matahari Total Makkah 2 Agustus 2027 ini merupakan kesempatan emas bagi para astronom untuk meneliti korona Matahari yang biasanya tersembunyi. Secara sosial, fenomena ini diperkirakan akan menarik jutaan wisatawan dan peziarah ke Makkah dan Luxor, menjadikannya pusat pengamatan global. Ini adalah peristiwa yang tidak boleh dilewatkan, mengingat kejadian serupa tidak akan terulang dalam waktu dekat.*/LIA