DONGGALA, HAWA.ID – Kunjungan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, ke Desa Dalaka, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, tak hanya diisi seremoni. Di hadapan warga, ia langsung merespons sejumlah persoalan dasar, mulai dari kondisi jalan desa hingga kebutuhan layanan kesehatan.
Saat menuju lokasi kegiatan, Anwar Hafid mengaku sempat melintasi jalan desa yang kondisinya rusak. Temuan itu langsung ditindaklanjuti di tempat. Ia meminta Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Sulteng, Faidul Keteng, untuk segera menangani perbaikan jalan tersebut.
“Saya tadi melewati jalan menuju ke sini, kondisinya cukup memprihatinkan. Saya minta segera ditindaklanjuti supaya masyarakat bisa menikmati jalan yang lebih layak,” ujarnya saat menghadiri peresmian Program BERANI Bedah Rumah, Minggu (12/4/2026).
Perbaikan jalan tersebut menjadi bagian dari Program BERANI Lancar yang difokuskan pada peningkatan konektivitas antarwilayah. Pemerintah berharap, akses yang lebih baik dapat mendorong aktivitas ekonomi dan mempermudah mobilitas warga.
Tak hanya infrastruktur jalan, perhatian juga diarahkan pada akses listrik. Gubernur menginstruksikan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulteng, Arfan, untuk memperluas layanan listrik, termasuk pemasangan lampu jalan dan meteran bagi rumah warga yang belum teraliri listrik.
“Lampu jalan perlu dipasang, termasuk rumah-rumah yang belum memiliki meteran. Ini harus segera direalisasikan,” tegasnya.
Langkah tersebut merupakan bagian dari Program BERANI Menyala yang menyasar pemerataan akses listrik hingga ke wilayah pedesaan.
Di sektor kesehatan, Anwar Hafid juga menyerahkan bantuan satu unit ambulans untuk Desa Dalaka. Bantuan itu disambut antusias warga karena dinilai sangat membantu akses layanan kesehatan, terutama dalam kondisi darurat.
“Ambulans sudah ada atau belum? Kalau belum, hari ini kita bantu satu unit untuk Desa Dalaka,” katanya, yang langsung disambut tepuk tangan masyarakat.
Sejumlah intervensi langsung di lapangan itu menjadi bagian dari percepatan implementasi Program 9 BERANI yang diusung Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dengan fokus pada pemenuhan layanan dasar masyarakat.
Anwar Hafid menegaskan, pemerintah akan terus mempercepat realisasi program tersebut agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat luas.
“Kita ingin program ini benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Harapannya, perubahan bisa dirasakan dalam waktu yang tidak terlalu lama,” pungkasnya.LIA