KOLAKA, HAWA – PT Vale Indonesia Tbk (Vale Indonesia) menggelar sosialisasi pelaporan ketenagakerjaan bagi perusahaan mitra dan kontraktor di Kolaka, Kamis (08/10). Inisiatif ini bertujuan memperkuat tata kelola ketenagakerjaan, memastikan operasional aman, produktif, dan berkelanjutan seiring peningkatan investasi serta pembangunan industri di Kabupaten Kolaka.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa ini dihadiri oleh perwakilan dari 44 perusahaan mitra kerja yang beroperasi di wilayah proyek Vale Indonesia Blok Pomalaa. Para peserta terdiri dari jajaran Human Resources Department (HRD) dan Penanggung Jawab Operasional (PJO), yang diharapkan dapat meningkatkan disiplin dalam pelaporan ketenagakerjaan.

Mohammad Rifai, Head of Pomalaa Project Vale Indonesia, menekankan pentingnya kualitas penerapan tata kelola dan perlindungan tenaga kerja. Ia menegaskan bahwa keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari capaian operasional, tetapi juga dari kepatuhan terhadap regulasi dan perlindungan tenaga kerja, termasuk dalam hal pelaporan ketenagakerjaan.

“Keberhasilan proyek tidak hanya ditentukan oleh capaian operasional, tetapi juga oleh kualitas penerapan tata kelola dan perlindungan tenaga kerja di seluruh rantai operasional. Keberhasilan proyek juga ditentukan oleh kepatuhan terhadap regulasi dan perlindungan tenaga kerja. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh mitra kerja memiliki pemahaman yang sama terkait kewajiban ketenagakerjaan dan menjalankannya secara konsisten,” kata Mohammad Rifai.

Rifai menambahkan bahwa kolaborasi antara perusahaan, mitra kerja, dan regulator merupakan kunci utama dalam menjaga standar ketenagakerjaan dan keselamatan kerja. Kepatuhan terhadap pelaporan ketenagakerjaan dan penerapan K3 adalah tanggung jawab bersama yang harus diimplementasikan dengan baik di lapangan.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kolaka turut hadir sebagai narasumber utama, memaparkan kewajiban pelaporan ketenagakerjaan secara berkala, termasuk Wajib Lapor Ketenagakerjaan di Perusahaan (WLKP). Materi yang disampaikan sangat relevan untuk memastikan kepatuhan dalam pelaporan ketenagakerjaan.

Ilham S. STP., M.Si, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kolaka, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Vale Indonesia. Ia menilai langkah ini penting untuk memperkuat kepastian hukum dan menciptakan iklim usaha yang kondusif. “Kami mengapresiasi inisiatif Vale Indonesia yang secara aktif melibatkan perusahaan mitra dalam memahami kewajiban ketenagakerjaan. Langkah seperti ini penting untuk memperkuat kepastian hukum sekaligus menciptakan iklim usaha yang sehat dan kondusif. Penerapan standar yang sama di seluruh rantai kerja perusahaan, termasuk kontraktor dan subkontraktor juga menjadi sangat penting,” kata Ilham.

Ilham juga menyoroti pentingnya penerapan standar kepatuhan yang konsisten di seluruh rantai kerja, termasuk oleh kontraktor dan subkontraktor. Sosialisasi pelaporan ketenagakerjaan ini menjadi sarana vital untuk menyamakan pemahaman dan memastikan implementasi regulasi berjalan dengan baik. Disnakertrans Kolaka juga memuji implementasi K3 yang komprehensif oleh Vale Indonesia.

Selain aspek administrasi, Disnakertrans Kolaka juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas tenaga kerja lokal. Pemerintah Kabupaten Kolaka melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) terus mendorong kolaborasi dengan dunia usaha untuk menghasilkan tenaga kerja yang kompeten sesuai kebutuhan industri. “Kami mendukung investasi yang memberikan nilai tambah bagi daerah. Ke depan, kami berharap kolaborasi dengan dunia usaha terus diperkuat untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal dan membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat,” tutup Ilham.

Melalui kolaborasi erat dengan mitra kerja dan pemerintah, Vale Indonesia terus berkomitmen untuk mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis. Upaya ini meliputi peningkatan standar keselamatan kerja serta pengembangan tenaga kerja lokal yang kompeten, semua demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.AWA