JAKARTA, HAWA – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah secara serius mendorong percepatan rencana Perluasan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu.
Dorongan ini disampaikan dalam agenda konsultasi bersama Badan Anggaran DPR RI di Senayan, Jakarta, pada Kamis, 20 Agustus 2026. Pertemuan ini bertujuan mengawal dukungan pemerintah pusat terhadap proyek strategis tersebut.
Rombongan DPRD Sulawesi Tengah dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Sulteng Arnila H. Moh. Ali dan Wakil Ketua II DPRD Sulteng Syarifuddin Hafid, SH. Mereka didampingi langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Perwakilan dari Banggar DPR RI yang menerima rombongan tersebut adalah Wakil Ketua Banggar DPR RI H. Muhidin M. Said, SE., MBA, bersama Anggota Komisi V DPR RI Drs. Hamka Baco Kady, MS. Kehadiran Hamka Baco Kady dianggap strategis mengingat Komisi V membidangi infrastruktur dan perhubungan.
Perluasan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri merupakan agenda strategis yang berkaitan langsung dengan penguatan konektivitas dan infrastruktur transportasi di Sulawesi Tengah. Proyek ini sangat krusial untuk menunjang mobilitas dan logistik.
Pengembangan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelayanan penerbangan secara signifikan. Ini juga untuk memperkuat mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi yang terus berkembang pesat di daerah tersebut.
Banggar DPRD dan Pemprov Sulawesi Tengah berharap agar rencana perluasan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri ini memperoleh dukungan anggaran yang memadai. Dukungan tersebut diupayakan melalui APBN serta kebijakan kementerian teknis terkait untuk memastikan kelancaran proyek.
Selain pembahasan mengenai Perluasan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri, konsultasi ini juga menjadi bagian dari upaya mengawal sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) lainnya. Termasuk di dalamnya adalah pembangunan infrastruktur penunjang logistik di Sulawesi Tengah.
Dukungan pemerintah pusat dinilai penting agar pembangunan infrastruktur transportasi dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Hal ini diharapkan akan memberikan dampak positif yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Sinergi antara DPRD Sulawesi Tengah, Pemprov Sulawesi Tengah, dan DPR RI diharapkan dapat mengakselerasi realisasi Perluasan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri. Sinergi ini juga berpotensi memperkuat posisi Palu sebagai salah satu simpul konektivitas dan logistik penting di kawasan Indonesia Timur.