“Masyarakat menjadi terbatas dalam mengakses layanan penting seperti telepon, internet, dan pesan. Ini bukan hanya masalah komunikasi, tapi juga mempengaruhi pembangunan ekonomi lokal serta pendidikan masyarakat,” tegasnya.

Oleh karena itu, Wahyu Hidayat Sudirman menilai diperlukan upaya serius dan komprehensif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, operator telekomunikasi, dan masyarakat itu sendiri, untuk mengatasi permasalahan ini.

Menurutnya, peningkatan infrastruktur telekomunikasi, investasi dalam teknologi yang lebih canggih, serta pemberdayaan masyarakat dalam mengelola dan memelihara infrastruktur telekomunikasi lokal dapat menjadi langkah-langkah yang efektif dalam meningkatkan akses komunikasi dan mengatasi permasalahan sinyal telekomunikasi di Morowali Utara.

“Saya berharap pihak Kominfo Morut bisa segera memberikan data-data yang dibutuhkan agar masalah ini segera teratasi,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Diskominfo Morut, Ivan Mareoli, juga menyebutkan permasalahan yang dihadapi terkait sinyal telekomunikasi di daerah blankspot.

Halaman Sebelumnya: HAWA.ID - MORUT - Permasalahan sinyal telekomunikasi di wilayah Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah,...
Halaman Selanjutnya: Menurutnya, meskipun telah tercover oleh program Bakti, namun sinyal yang diterima masih mengalami kelemahan, menghambat...