PALU, HAWA.ID – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengikuti kegiatan tabur bunga di perairan Teluk Palu dari atas KRI Teluk Kupang-519, Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Operasi Trisila-26 Tahap II yang dilaksanakan TNI Angkatan Laut.

Tabur bunga dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang gugur dalam menjaga kedaulatan negara. Prosesi berlangsung usai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.

Menurut Anwar Hafid, laut menyimpan jejak perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa, sehingga kegiatan tabur bunga memiliki makna penting sebagai penghormatan atas jasa mereka.

“Kegiatan ini menjadi pengingat akan pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang demi menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa,” ujarnya.

Kehadiran KRI Teluk Kupang-519 di Kota Palu merupakan bagian dari pelaksanaan Satgas Operasi Trisila-26 Tahap II TNI Angkatan Laut yang menggabungkan kegiatan pertahanan, edukasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selama berada di Palu, TNI AL melaksanakan sejumlah kegiatan, di antaranya Upacara Hari Lahir Pancasila, tabur bunga, latihan pendaratan amfibi pasukan marinir di Pantai Talise, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kegiatan sosial tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, pembagian paket sembako, pengenalan kapal perang kepada masyarakat, hingga aksi peduli lingkungan.

Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI AL atas pelaksanaan Operasi Trisila-26 yang dinilainya tidak hanya memperkuat fungsi pertahanan maritim, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI AL yang telah memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara, khususnya dalam membantu masyarakat Sulawesi Tengah,” katanya.

Usai mengikuti rangkaian kegiatan di atas kapal, Anwar Hafid bersama Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, meninjau pelaksanaan bakti sosial yang digelar di kawasan Kampung Nelayan, Kelurahan Talise, Kota Palu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Palu Kolonel Marinir Ali Wardana, unsur Forkopimda Sulawesi Tengah, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Melalui Operasi Trisila-26, TNI AL diharapkan dapat semakin mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebangsaan dan kepedulian sosial di daerah.***