JAKARTA, HAWA – Ketua DPR RI, Puan Maharani, memastikan bahwa anggota dewan akan bersikap lebih khidmat dan fokus saat mengikuti Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI-DPD RI pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kepastian ini disampaikan setelah aksi joget sejumlah anggota dewan pada Sidang Tahunan DPR tahun 2025 menuai sorotan publik dan menjadi evaluasi bagi DPR untuk menjaga kekhidmatan Sidang Tahunan DPR.

Puan menjelaskan, aksi joget yang terjadi tahun lalu merupakan bentuk spontanitas anggota legislatif dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Momen tersebut berlangsung seusai penyampaian pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dan saat agenda resmi rapat telah ditutup. Komitmen untuk menjaga kekhidmatan Sidang Tahunan DPR menjadi prioritas.

Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan para legislator tetap mengikuti seluruh rangkaian pidato kenegaraan dan pembahasan RAPBN secara khidmat sebelum musik hiburan dimainkan di ruang sidang Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Hal ini menunjukkan keseriusan dalam menjaga jalannya Sidang Tahunan DPR.

“Jadi insyaallah nanti pada hari H kami semua akan tentu saja akan lebih introspeksi, lebih khidmat, lebih akan lebih bisa menjaga diri kami untuk bisa lebih fokus dalam mengikuti acara kenegaraan tersebut,” kata Puan Maharani, Ketua DPR RI.

Puan menambahkan, reaksi anggota dewan saat itu murni luapan kegembiraan merayakan kemerdekaan, tanpa ada niat untuk mengurangi kesakralan acara resmi kenegaraan yang dihadiri para pejabat negara. Kendati demikian, kekhidmatan Sidang Tahunan DPR tetap menjadi fokus utama.

“Dalam menyambut hari kemerdekaan harusnya kan kita bisa menyambutnya dengan gembira ya. Waktu itu kan sebenarnya itu spontan itu kita karena memang merasa gembira,” kata Puan Maharani, Ketua DPR RI.

Ia juga menegaskan prosesi mendengarkan agenda inti kenegaraan tetap berjalan tertib sebelum masuk ke sesi lagu hiburan, menegaskan komitmen pada kekhidmatan Sidang Tahunan DPR.

“Nah, dalam pelaksanaan waktu mendengarkan pidato Bapak Presiden dan kemudian pidato RAPBN, sebenarnya semuanya juga mendengarkan dengan khidmat. Hanya saat kemudian mendengarkan lagu di saat penyampaian pidatonya sudah selesai, ya itu karena spontan.” kata Puan Maharani, Ketua DPR RI.

Puan menyatakan pihak DPR RI menjadikan sorotan masyarakat sebagai bahan evaluasi bersama agar seluruh legislator dapat lebih mawas diri dalam rangkaian acara kenegaraan berikutnya, terutama saat Sidang Tahunan DPR.

“Jadi, tidak ada hal yang kemudian membuat kami sepertinya tidak menghargai, tidak menghormati dalam acara yang seharusnya dilakukan secara khidmat atau resmi, karena memang acara resminya sudah selesai,” ujar Puan Maharani, Ketua DPR RI.

Meski berjanji akan meningkatkan kesakralan jalannya sidang, Puan menilai ekspresi kegembiraan tetap memiliki porsi tersendiri selama dilakukan secara wajar dalam momentum peringatan kemerdekaan. Ini berlaku juga untuk Sidang Tahunan DPR.

“Tentu saja boleh, dong, kalau kemudian kami juga merasa gembira bahwa Indonesia alhamdulillah sudah merdeka 81 tahun,” kata Puan Maharani, Ketua DPR RI.

Puan menegaskan kembali komitmen para anggota dewan untuk menjaga fokus selama prosesi sidang berlangsung dari awal hingga akhir, termasuk saat Sidang Tahunan DPR.

“Namun, ya, tentu saja ada saat bagaimana mengekspresikan diri dalam mengekspresikan bahwa ini adalah hari kemerdekaan, ya, tentu saja boleh dong kalau kemudian kami juga merasa gembira bahwa Indonesia alhamdulillah sudah merdeka 81 tahun,” kata Puan Maharani, Ketua DPR RI.

Mengenai agenda mendatang, seluruh mantan Presiden dan Wakil Presiden RI telah diundang untuk menghadiri Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Paripurna Penyampaian RAPBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan. Acara ini merupakan bagian penting dari Sidang Tahunan DPR.

Rangkaian agenda kenegaraan pada Jumat, 14 Agustus 2026 dijadwalkan dimulai pukul 08.30 hingga 11.00 WIB untuk Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD, dilanjutkan Rapat Paripurna DPR RI pada pukul 14.30 WIB.

“Kita berharap pada penyampaian RAPBN Tahun Anggaran 2027, kita akan mendengar bagaimana pemerintah kemudian menyampaikan program-program prioritasnya yang tentu saja nanti bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara,” kata Puan Maharani, Ketua DPR RI.*/LIA