Daily Stream
Dengar Berita
0:00 / 0:00
Logo

JAKARTA, HAWA – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melakukan Reshuffle Kabinet Merah Putih kelima dengan melantik enam pejabat negara baru di Istana Negara pada Senin (27/4). Agenda ini menjadi perombakan terbaru sejak Prabowo menjabat sebagai Presiden RI pada 20/10/2024 lalu.

Dalam pelantikan tersebut, M. Qodari ditunjuk sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah menggantikan posisi Angga Raka Prabowo. Qodari sebelumnya merupakan Kepala Kantor Staf Kepresidenan sebelum akhirnya bergeser dalam gerbong Reshuffle Kabinet Merah Putih kali ini.

Posisi Kepala Kantor Staf Kepresidenan yang ditinggalkan Qodari kini resmi dijabat oleh eks KSAD Jenderal Purn. Dudung Abdurachman. Saat ini, Dudung juga masih merangkap jabatan sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional.

“Sebagai KSP, tentunya saya sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah. Sehingga apa yang jadi keluhan-keluhan ini akan saya buka 24 jam laporan-laporan dari masyarakat,” kata Dudung Abdurachman, Kepala Kantor Staf Kepresidenan.

Perubahan lain dalam Reshuffle Kabinet Merah Putih ini menyasar sektor lingkungan hidup dengan masuknya tokoh buruh Jumhur Hidayat. Jumhur dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif Faisol Nurofiq yang kini ditugaskan menjadi Wakil Menko Pangan.

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berstatus sebagai terpidana meski pernah berhadapan dengan hukum pada 2020 lalu. Hal itu berkaitan dengan sikapnya menolak UU Cipta Kerja yang kemudian dianulir oleh Mahkamah Konstitusi.

“Jadi saya betul-betul enggak pernah tersangka, karena undang-undangnya udah enggak ada. dalam proses, undang-undangnya batal,” kata Jumhur Hidayat, Menteri Lingkungan Hidup.

Selain nama-nama tersebut, Prabowo juga melantik Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi. Sementara itu, politikus PKB Abdul Kadir Karding dipercaya untuk menjabat sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia.*/LIA