PALU, HAWA.ID – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah, melaksanakan penyembelihan dan penyaluran daging hewan kurban kepada masyarakat pada hari pertama Tasyrik, Kamis (28/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan ibadah kurban yang rutin dilakukan Wiwik bersama keluarganya setiap Hari Raya Idul Adha sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya warga kurang mampu.
“Alhamdulillah, atas izin Allah dan kelapangan rezeki dari-Nya, tahun ini Bunda bersama keluarga kembali diberikan kesempatan untuk berkurban dan menyalurkannya kepada masyarakat,” ujar Wiwik yang akrab disapa Bunda Wiwik saat ditemui di lokasi penyembelihan hewan kurban.
Wiwik yang juga merupakan unsur pimpinan Komisi IV DPRD Sulawesi Tengah menjelaskan, setelah proses penyembelihan, daging kurban dipilah dan dikemas sebelum didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima.
Menurutnya, sebagian besar penerima manfaat merupakan warga kurang mampu yang membutuhkan bantuan, terutama dalam momentum perayaan Idul Adha.
“Penerima daging kurban mayoritas masyarakat yang kurang mampu. Untuk keluarga kami, diambil secukupnya saja, selebihnya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Ia mengungkapkan, proses penyaluran daging kurban memberikan pengalaman yang mengharukan. Sebagian paket daging bahkan diantarkan langsung ke rumah-rumah warga penerima manfaat.
Dalam kesempatan tersebut, Wiwik mengaku banyak menerima ungkapan syukur dari warga yang jarang menikmati daging kurban karena keterbatasan ekonomi.
“Tidak sedikit yang mengaku jarang sekali bisa menikmati daging kurban. Mereka merasa bersyukur dan terharu saat menerima bantuan tersebut. Kami sekeluarga juga ikut terharu karena bisa berbagi kebahagiaan dengan mereka,” ujarnya.
Ratusan paket daging kurban yang disiapkan Wiwik dan keluarga difokuskan untuk masyarakat di Kota Palu. Beberapa wilayah yang menjadi sasaran penyaluran antara lain Kelurahan Birobuli Utara, Birobuli Selatan, dan Kelurahan Layana.
Meski demikian, Wiwik menyadari jumlah paket yang tersedia belum dapat menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, ia berharap semakin banyak pihak yang turut berbagi pada momentum Idul Adha sehingga manfaat kurban dapat dirasakan lebih luas.
“Masih banyak masyarakat yang belum terjangkau. Kami berharap mereka juga bisa mendapatkan daging kurban dari pihak lain sehingga semua dapat merasakan makna dan kebahagiaan Idul Adha,” katanya.
Menurut Wiwik, ibadah kurban tidak hanya menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga sarana mempererat kepedulian sosial, memperkuat rasa kebersamaan, dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.***