JAKARTA, HAWA – Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 melalui portal SSCASN BKN dipastikan segera dibuka dengan status “Coming Soon” per 1 Agustus 2026, sementara pemerintah masih mematangkan rencana Seleksi CPNS 2026 termasuk penghitungan formasi. Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) mengimbau masyarakat agar selalu mengacu pada informasi resmi dan mewaspadai hoaks yang beredar. Persiapan cermat ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang riil.

Hingga akhir Juli 2026, pemerintah belum mengumumkan jadwal resmi maupun rincian formasi untuk Seleksi CPNS 2026. Sementara itu, portal SSCASN BKN sudah menunjukkan persiapan akhir untuk pembukaan Sekolah Kedinasan 2026. Masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai informasi palsu yang beredar luas di media sosial dan hanya merujuk pada kanal resmi BKN dan KemenPANRB.

“Kami saat ini sedang mematangkan koordinasi untuk seleksi CPNS. Saya, Bu Menpan, Pak Menteri Keuangan terus mematangkan bersama pemerintah daerah dan kementerian lembaga. Ini kebutuhannya berapa sedang kita hitung fix-nya,” kata Zudan Arif Fakrulloh, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), pada 13 Juli 2026.

Acuan utama persyaratan umum bagi pelamar CPNS adalah Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2024 tentang Pengadaan Pegawai Aparatur Sipil Negara. Regulasi ini mencakup ketentuan mengenai Warga Negara Indonesia (WNI), batas usia minimal dan maksimal, serta status hukum dan kepartaian calon pelamar. Untuk Seleksi CPNS 2026, ketentuan khusus per jabatan akan mengikuti pengumuman resmi instansi terkait.

Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, misalnya, akan dilakukan secara daring melalui Portal SSCASN BKN atau portal resmi kementerian/lembaga terkait. Setiap pelamar hanya diperbolehkan mendaftar pada satu sekolah kedinasan. Tahapan seleksi meliputi pengumuman, pendaftaran, seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), seleksi lanjutan, hingga penentuan kelulusan akhir.

Mengingat belum adanya jadwal resmi untuk Seleksi CPNS 2026, calon pelamar disarankan untuk mulai menyiapkan dokumen-dokumen penting. Dokumen yang umumnya diperlukan meliputi scan KTP asli, pas foto terbaru berlatar merah, ijazah serta transkrip nilai asli, dan sertifikat akreditasi kampus atau program studi. Format surat pernyataan dan surat lamaran biasanya akan disediakan instansi saat pendaftaran dibuka.

Pemerintah juga menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap hoaks dan tautan palsu terkait pendaftaran ASN. Masyarakat diminta untuk tidak membagikan data pribadi melalui tautan yang tidak diverifikasi keabsahannya. Semua informasi resmi terkait Seleksi CPNS 2026 akan diumumkan melalui kanal resmi pemerintah.

Untuk pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, prosedur pembuatan akun SSCASN dapat dilakukan dengan mengakses laman SSCASN BKN, lalu klik tombol “Buat Akun”. Ikuti seluruh tahapan hingga selesai, pastikan data yang dimasukkan benar karena tidak dapat diubah setelah akun dibuat. Informasi pendaftaran perlu dicetak sebagai bukti, kemudian pelamar dapat melanjutkan login saat pendaftaran resmi dibuka./LIA