SIGI , HAWA.ID– Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memimpin kegiatan groundbreaking pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang dirangkaikan dengan dimulainya rekonstruksi ruas Jalan Palu–Kulawi, Minggu (7/6/2026), di Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi.
Kegiatan tersebut menandai dimulainya pekerjaan rekonstruksi ruas Jalan Palu–Kulawi melalui skema Multi Years Contract (MYC) yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sigi dan kawasan sekitarnya.
Turut hadir dalam kegiatan itu Bupati Sigi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, di antaranya Henri Kusuma Muhidin, Musliman, dan Marlela.
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur ini bukan sekadar membangun jalan dan jembatan, tetapi juga membuka akses bagi masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di Sulawesi Tengah,” ujar Anwar.
Menurutnya, keberadaan infrastruktur yang memadai akan menjadi fondasi penting dalam mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, terutama di daerah-daerah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses transportasi.
Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Henri Kusuma Muhidin, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan proyek strategis tersebut. Ia menilai pembangunan ruas Jalan Palu–Kulawi memiliki peran penting dalam memperlancar konektivitas wilayah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan DPRD harus terus diperkuat agar seluruh program pembangunan dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Henri berharap proses pembangunan dapat berjalan tepat waktu dan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Masyarakat yang hadir menyambut positif dimulainya proyek tersebut. Mereka berharap rekonstruksi ruas Jalan Palu–Kulawi dan pembangunan sejumlah jembatan dapat segera rampung sehingga akses transportasi menjadi lebih aman, nyaman, dan mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Sigi dan sekitarnya.
Kegiatan groundbreaking ditandai dengan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pekerjaan pembangunan infrastruktur yang menjadi salah satu fokus pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam beberapa tahun ke depan.