PALU, HAWA – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan komitmennya terhadap pemberantasan narkoba dan BBM ilegal di Sulawesi Tengah. Penegakan hukum yang tegas, profesional, dan tanpa pandang bulu menjadi prioritas utama demi melindungi masyarakat dan generasi muda dari ancaman kejahatan.

Bumi Tadulako, sebutan untuk Sulawesi Tengah, tidak boleh menjadi sarang bagi peredaran narkotika dan praktik ilegal yang merugikan masyarakat. Kunci utama untuk menjaga keamanan daerah adalah penegakan hukum yang kuat, sekaligus melindungi masa depan generasi muda di provinsi ini.

Pemberantasan narkoba dan BBM ilegal di Sulawesi Tengah memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah daerah, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi ini krusial untuk memastikan hukum ditegakkan secara adil dan kepentingan publik tetap terjaga.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, berperan sentral dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang pro-rakyat. Dukungan kuat dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terhadap upaya memberantas kejahatan diharapkan dapat memperkuat langkah aparat penegak hukum dalam menjaga situasi aman dan kondusif.

“Bumi Tadulako harus menjadi rumah yang aman bagi seluruh masyarakat, bukan tempat bagi kejahatan untuk tumbuh dan berkembang. Penegakan hukum harus berjalan tegas, profesional, dan tanpa pandang bulu demi melindungi kepentingan rakyat,” kata Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid.

Peredaran narkotika adalah ancaman serius yang bisa merusak generasi muda, menghancurkan keluarga, dan mengganggu ketahanan sosial. Oleh karena itu, pemberantasan narkoba tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga harus mencakup pencegahan, edukasi, dan rehabilitasi bagi para korban penyalahgunaan sesuai ketentuan.

Selain narkoba, praktik ilegal dalam distribusi bahan bakar minyak (BBM) juga membutuhkan perhatian serius. Pengawasan ketat dan penyelidikan profesional diperlukan untuk memastikan distribusi energi berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan negara maupun masyarakat. Setiap dugaan pelanggaran harus ditangani berdasarkan bukti dan ketentuan perundang-undangan, tidak boleh ada pihak yang kebal hukum bila terbukti melakukan tindak pidana.

“Pemberantasan narkoba dan BBM ilegal harus menjadi komitmen bersama. Aparat penegak hukum perlu didukung untuk bekerja secara profesional, sementara masyarakat harus berani berperan aktif menjaga lingkungannya agar tetap aman dan terbebas dari tindak kejahatan,” kata Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam membangun Sulawesi Tengah yang aman dan tertib. Dukungan ini harus diwujudkan melalui langkah nyata, pengawasan berkelanjutan, serta penanganan setiap laporan masyarakat secara transparan dan bertanggung jawab.

Pada akhirnya, keamanan daerah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat penegak hukum. Sulawesi Tengah membutuhkan lingkungan kondusif agar pembangunan berjalan lancar, ekonomi berkembang, dan generasi muda dapat tumbuh tanpa bayang-bayang ancaman narkotika atau kejahatan lainnya. Hukum harus ditegakkan, kepentingan rakyat dilindungi, dan setiap pelanggaran diproses secara adil.