PALU, HAWA – Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah, S.Ag., MH, menyampaikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, dalam sebuah silaturahmi yang juga mempertemukan relawan koalisi Berani pada Sabtu, 22/08/2026 malam.

Apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tersebut disampaikan Bunda Wiwik, sapaan akrabnya, di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tengah.

Acara silaturahmi yang dihadiri ratusan relawan serta sejumlah petinggi partai politik koalisi Berani, termasuk Ketua DPW PKS Sulawesi Tengah Muhammad Wahyuddin SST, berlangsung dari pukul 19.00 hingga 23.00 WITA.

Menurut Bunda Wiwik, pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara kepala daerah, partai politik, dan relawan yang sejak awal mendukung pasangan Berani.

“Kami mengapresiasi apa yang telah dipaparkan oleh Gubernur terkait hasil kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Tentu ini menjadi bagian penting yang perlu terus dikawal bersama agar pembangunan di Sulawesi Tengah memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” kata Bunda Wiwik.

Wiwik Jumatul Rofi’ah hadir bersama Anggota Fraksi PKS DPRD Sulawesi Tengah, Sri Atun, serta Ketua DPW PKS Sulawesi Tengah Muhammad Wahyuddin, SST, dan beberapa pengurus DPW PKS Sulawesi Tengah lainnya.

Ia menegaskan, kehadirannya bukan hanya sebagai bagian dari koalisi Berani, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab kelembagaan sebagai wakil rakyat. Sinergi dalam mengawal kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menjadi fokus utama.

“Kami hadir bukan hanya dalam konteks koalisi, tetapi juga sebagai wakil rakyat. Karena itu, hubungan yang baik antara legislatif dan eksekutif perlu terus direkatkan dalam rangka mengawal program pembangunan dan memastikan kepentingan masyarakat menjadi prioritas,” ujarnya.

Bunda Wiwik menilai bahwa sinergi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sangat diperlukan guna memastikan berbagai program pembangunan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Komunikasi yang terbuka antara legislatif dan eksekutif, menurutnya, adalah modal penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah serta memaksimalkan kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

“DPRD memiliki fungsi pengawasan, legislasi, dan anggaran. Fungsi-fungsi tersebut tentu akan lebih optimal jika dibangun dengan komunikasi dan sinergi yang baik bersama pemerintah daerah,” jelasnya.

Acara silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Selain menjadi ajang menyampaikan capaian pemerintahan, pertemuan ini juga memperkuat hubungan antar elemen pendukung koalisi Berani dan menjaga semangat kebersamaan dalam mengawal pembangunan Sulawesi Tengah.

Bunda Wiwik berharap semangat kebersamaan yang terjalin melalui silaturahmi ini dapat terus dipelihara dan diwujudkan dalam kerja nyata demi masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana kebersamaan ini dapat terus kita jaga dan diwujudkan dalam kerja-kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat Sulawesi Tengah,” pungkas Wiwik Jumatul Rofi’ah.***