TOJO UNA-UNA, HAWA – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah, S.Ag., M.H., mendorong penguatan peran organisasi perempuan dalam pembangunan masyarakat, pendidikan generasi, dan ketahanan keluarga. Hal tersebut disampaikannya saat melaksanakan Silaturahmi Tokoh (Silkoh) bersama jajaran pengurus Muslimah Wahdah Islamiyah Kabupaten Tojo Una-Una, Sabtu (7/11).
Kedatangan legislator yang akrab disapa Bunda Wiwik tersebut disambut Ketua Muslimah Wahdah Islamiyah Kabupaten Tojo Una-Una, Ustadzah Sitti Aisyah. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab sekaligus menjadi ruang komunikasi antara wakil rakyat dan organisasi perempuan Islam.
Bunda Wiwik yang juga menjabat Sekretaris Komisi IV DPRD Sulawesi Tengah menilai organisasi perempuan memiliki posisi strategis dalam meningkatkan kualitas kehidupan sosial masyarakat. Menurutnya, organisasi muslimah tidak hanya berperan sebagai wadah pembinaan keagamaan, tetapi juga dapat menggerakkan pendidikan, pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, dan kegiatan sosial.
“Keberadaan organisasi muslimah bukan hanya sebagai wadah pembinaan keagamaan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam menggerakkan kegiatan pendidikan, pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, serta kepedulian sosial,” katanya.
Melalui pertemuan tersebut, Bunda Wiwik berharap komunikasi dan kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan lembaga legislatif semakin kuat, terutama dalam menyerap berbagai persoalan yang dihadapi perempuan, anak, dan keluarga.
Perkuat Sinergi dan Aspirasi Perempuan
Ketua Muslimah Wahdah Islamiyah Touna, Ustadzah Sitti Aisyah, menyambut baik kunjungan Bunda Wiwik. Ia menilai silaturahmi tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang komunikasi dengan wakil rakyat di tingkat provinsi.
Pertemuan itu juga dimanfaatkan untuk menyampaikan harapan agar perhatian terhadap pembinaan muslimah, pendidikan keluarga, dan pemberdayaan masyarakat terus ditingkatkan.
“Kehadiran Bunda Wiwik diharapkan membuka peluang terbangunnya sinergi yang lebih luas, termasuk dalam mendukung program-program sosial dan pendidikan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.
Ketahanan Keluarga Jadi Perhatian Bersama
Sebagai anggota DPRD Sulawesi Tengah yang bertugas di Komisi IV dengan lingkup urusan antara lain pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat, Bunda Wiwik menaruh perhatian terhadap penguatan keluarga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
Menurutnya, tantangan keluarga pada era digital, pola pengasuhan anak, pendidikan karakter, serta perlindungan perempuan dan anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
Organisasi seperti Muslimah Wahdah Islamiyah dinilai memiliki ruang kontribusi melalui kegiatan edukasi, pendampingan, dan pembinaan masyarakat secara berkelanjutan.
Karena itu, Bunda Wiwik mendorong sinergi antara pemerintah daerah, lembaga legislatif, organisasi perempuan, dan elemen masyarakat agar dapat menghasilkan langkah nyata dalam memperkuat ketahanan keluarga.
“Kami juga berharap organisasi perempuan terus meningkatkan perannya sebagai mitra strategis pembangunan daerah, sekaligus menjadi ruang tumbuhnya kepemimpinan perempuan yang peduli terhadap persoalan sosial di lingkungan masing-masing,” katanya.
Silaturahmi sebagai Ruang Menyerap Aspirasi
Kegiatan Silaturahmi Tokoh tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi langsung dengan tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.
Melalui pertemuan semacam ini, berbagai pandangan, kebutuhan, dan harapan masyarakat dapat menjadi masukan bagi pelaksanaan fungsi representasi, pengawasan, dan penganggaran DPRD Sulawesi Tengah.
Pertemuan dengan Muslimah Wahdah Islamiyah Touna diharapkan tidak berhenti sebagai agenda silaturahmi, tetapi berlanjut menjadi komunikasi yang produktif dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya perempuan, anak, dan keluarga.
Dengan demikian, organisasi perempuan diharapkan semakin berperan dalam menyampaikan aspirasi masyarakat serta membuka ruang kolaborasi bagi program pembinaan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Tojo Una-Una.