PALU, HAWA – Anggota Komisi B DPRD Kota Palu, Nurhalis Nur, beserta takmir dan jamaah Masjid Al Quds, menggelar Salat Istisqa Palu bersama masyarakat di Lapangan Vatulemo pada Sabtu (5/9/2026). Kegiatan ini merupakan ikhtiar spiritual warga Palu untuk memohon hujan di tengah kondisi kemarau dan kekeringan.
Pelaksanaan Salat Istisqa Palu menjadi wujud ketundukan dan upaya umat Islam memohon rahmat serta pertolongan Allah SWT di tengah krisis air. Salat sunnah muakkadah ini sangat dianjurkan saat terjadi kemarau panjang.
Nurhalis Nur menjelaskan, Salat Istisqa Palu adalah bentuk permohonan agar Allah SWT segera menurunkan hujan. Ia berharap hujan yang turun membawa keberkahan, mencukupi kebutuhan masyarakat, menyuburkan bumi, serta menjauhkan Kota Palu dari musibah kekeringan.
“Semoga Allah SWT mengabulkan doa dan permohonan kita, menurunkan hujan yang membawa keberkahan, mencukupi kebutuhan masyarakat, menyuburkan bumi, serta menjauhkan Kota Palu dan seluruh masyarakatnya dari berbagai musibah dan kekeringan,” kata Nurhalis Nur, Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Palu.
Selain menggelar Salat Istisqa Palu, ia juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak istighfar, doa, sedekah, dan amal kebaikan. Ini adalah bagian dari ikhtiar kolektif menghadapi kondisi kekeringan yang melanda.
Menurut Nurhalis, manusia senantiasa membutuhkan rahmat dan pertolongan Allah SWT. Oleh karena itu, momentum Salat Istisqa Palu ini hendaknya menjadi pengingat untuk semakin mendekatkan diri kepada-Nya.
Dalam kesempatan tersebut, doa memohon turunnya hujan juga dipanjatkan:
“Allahumma asqina ghaithan mughiitsan marii’an naafi’an ghaira dhaarr.”
Yang berarti, “Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang menolong, menyegarkan, bermanfaat, dan tidak membawa mudarat.”
Nurhalis berharap hujan yang turun nantinya membawa keberkahan bagi masyarakat Kota Palu. Hujan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air serta menyuburkan bumi yang selama ini terdampak kekeringan.
“Semoga Kota Palu senantiasa aman, damai, sejahtera, dan dilimpahi keberkahan dari Allah SWT. Aamiin,” pungkas Nurhalis Nur.***