PALU, HAWA – Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Sulawesi Tengah menyatakan komitmennya untuk membantu korban gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua DPW PKS Sulawesi Tengah, Muhammad Wahyuddi, saat memimpin upacara peringatan detik-detik proklamasi di halaman kantor DPW PKS Sulawesi Tengah. Kesiapan ini menjadi bagian dari fokus PKS Sulawesi Tengah bantu korban gempa NTT.

Ustadz Wahyu, sapaan akrab Muhammad Wahyuddi, mengungkapkan keprihatinan mendalam atas musibah gempa bumi yang terjadi di NTT menjelang peringatan HUT ke-81 RI. Ia menyampaikan duka cita kepada masyarakat terdampak dan menginstruksikan seluruh jajaran struktur, kader, serta relawan PKS agar sigap memberikan bantuan kemanusiaan. Komitmen PKS Sulawesi Tengah bantu korban gempa NTT ini telah ditegaskan sejak awal bencana.

“Sejak awal terjadinya bencana, saya telah menginstruksikan kepada struktur, kader, dan relawan, khususnya Satgas Bencana PKS untuk sigap turun membantu para korban bencana,” kata Muhammad Wahyuddi.

Menurutnya, PKS telah berkolaborasi dengan berbagai pihak di lapangan untuk membantu korban bencana di NTT. Untuk PKS Sulawesi Tengah, Wahyuddi meminta seluruh jajaran tetap bersiap siaga apabila sewaktu-waktu mendapat panggilan untuk penanganan bencana di NTT. Kesiapan PKS Sulawesi Tengah bantu korban gempa NTT menjadi prioritas utama.

“Untuk Sulawesi Tengah, kita menunggu panggilan dari saudara kita yang ada di NTT. Apabila ada panggilan, maka bersiap-siagalah untuk diberangkatkan,” tegas Muhammad Wahyuddi.

Semangat untuk melayani masyarakat ini, menurutnya, merupakan DNA PKS dalam memberikan pelayanan publik. Ia menekankan bahwa pelayanan tidak hanya dilakukan menjelang pemilihan umum, melainkan secara berkelanjutan. Upaya PKS Sulawesi Tengah bantu korban gempa NTT ini mencerminkan nilai-nilai tersebut.

“Inilah DNA kita, melayani dan terus melayani sepanjang waktu, tak hanya saat mendekati pemilu,” ujarnya.

Selain itu, Wahyuddi juga mengingatkan bahwa setiap bencana adalah momentum untuk evaluasi bersama, termasuk peningkatan kesungguhan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia juga mendorong pendidikan dan gerakan hidup sehat. PKS mengapresiasi berbagai program pemerintah di bidang pendidikan, seperti Sekolah Garuda, Sekolah Rakyat, dan renovasi sekolah. Ini menunjukkan komitmen PKS tidak hanya pada bantuan bencana, tetapi juga pada pembangunan sosial.

Di akhir amanatnya, Ketua DPW PKS Sulawesi Tengah mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk memperkuat Gerakan Hidup Sehat. Ia menekankan pentingnya hidup sehat, bukan hanya bebas penyakit, tetapi juga kemampuan masyarakat melakukan pencegahan risiko penyakit kronis. Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari pemerintah juga disorot. Upacara ditutup dengan semangat kebangsaan dan ajakan kepada seluruh jajaran PKS Sulawesi Tengah untuk terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat, termasuk dalam konteks PKS Sulawesi Tengah bantu korban gempa NTT.