TOLITOLI, HAWA – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Asrullah, SE., MM, menyerap langsung Aspirasi Masyarakat Tolitoli saat melaksanakan Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil). Persoalan abrasi pantai, kebutuhan alat nelayan, pupuk, hingga penguatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) menjadi fokus utama dari sejumlah masukan yang disampaikan warga.

Asrullah, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi PKS DPRD Sulawesi Tengah, menemui masyarakat di Desa Laulalang, Kecamatan Tolitoli Utara, dan Desa Lakatan, Kecamatan Galang. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat tidak hanya menyampaikan kebutuhan pembangunan fisik tetapi juga persoalan ekonomi dan sosial yang mendesak.

Di Desa Laulalang, Aspirasi Masyarakat Tolitoli mencakup pembangunan rumah ibadah masjid dan gereja, penanganan abrasi pantai yang mengancam pemukiman, bantuan alat nelayan, serta bantuan pupuk bagi petani. Masukan ini menggambarkan pentingnya perlindungan wilayah pesisir dan penguatan sektor ekonomi lokal, terutama bagi nelayan dan petani yang bergantung pada hasil laut dan pertanian.

Sementara itu, di Desa Lakatan, Aspirasi Masyarakat Tolitoli yang disampaikan meliputi pembangunan rumah ibadah, bantuan majelis taklim, bantuan ternak sapi untuk kelompok peternakan, serta pengadaan berbagai peralatan penunjang UMKM. Normalisasi sungai juga menjadi salah satu usulan penting guna mencegah banjir dan kerusakan lingkungan.

Khusus sektor ekonomi, warga mengusulkan bantuan peralatan bagi kelompok masyarakat yang bergerak di bidang catering, perbengkelan, usaha kue basah, pertukangan, dan jenis usaha lainnya. Hal ini menunjukkan semangat masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal jika didukung dengan fasilitas yang memadai.

“Berbagai aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bahan masukan penting dalam menjalankan fungsi kedewanan,” kata Asrullah.

Ia menambahkan, masukan tersebut khususnya akan digunakan untuk pengawasan serta monitoring dan evaluasi pembangunan daerah. Asrullah memastikan bahwa semua Aspirasi Masyarakat Tolitoli ini akan diperjuangkan di tingkat provinsi.

Kundapil juga menjadi kesempatan bagi Asrullah untuk melihat langsung manfaat bantuan yang sebelumnya telah diterima masyarakat. Di Desa Laulalang, masyarakat telah mendapatkan bantuan tenda dan kursi, yang sangat membantu dalam kegiatan sosial.

Di Desa Lakatan, salah satu kelompok ternak telah menerima bantuan ayam petelur. Kelompok penerima menyampaikan bahwa bantuan tersebut membantu mereka mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan perekonomian kelompok.

Kegiatan Kundapil ini dilaksanakan melalui tatap muka dan dialog interaktif, memungkinkan masyarakat menyampaikan langsung persoalan dan kebutuhannya kepada wakil rakyat. Berbagai usulan tersebut selanjutnya menjadi bahan masukan untuk monitoring dan evaluasi bagi Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah.

Kundapil ini menunjukkan pentingnya kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat untuk memastikan Aspirasi Masyarakat Tolitoli dari tingkat desa dapat terdengar dan menjadi bagian dari pembahasan pembangunan daerah. Bagi masyarakat, forum tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan kebutuhan secara langsung, dan bagi DPRD, aspirasi itu menjadi bahan untuk melihat persoalan pembangunan secara lebih konkret di lapangan.***