PALU, HAWA – Kesadaran akan risiko bencana di Palu sudah lama menjadi perhatian parlemen daerah, namun implementasi kebijakan dan anggaran yang konsisten masih menjadi tantangan. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu menyadari urgensi untuk mengintegrasikan pendekatan pencegahan bencana dalam struktur anggaran daerah. Upaya penguatan Green Budgeting Palu diharapkan dapat menjaga ketahanan fiskal daerah.
Anggota DPRD Kota Palu, Mutmainah Korona, menyoroti tantangan ganda yang dihadapi pemerintah daerah. Menurut Mutmainah, kapasitas fiskal daerah Palu sedang tertekan akibat penurunan transfer keuangan dari pemerintah pusat, sementara kebutuhan belanja untuk penanganan dampak bencana terus meningkat. Oleh karena itu, penerapan Green Budgeting Palu menjadi krusial.
Mutmainah menegaskan bahwa kebijakan berbasis lingkungan dan pencegahan bencana seharusnya tidak dipandang sebagai beban tambahan bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sebaliknya, pendekatan Green Budgeting Palu harus menjadi strategi jangka panjang untuk menjaga stabilitas fiskal daerah. Ini penting agar Palu lebih siap menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
“Saat ini daerah menghadapi ancaman ganda: kapasitas fiskal melorot, sementara belanja tidak terduga (BTT) membengkak akibat bencana seperti kekeringan dan kebakaran hutan. Penganggaran hijau (Green Budgeting Palu) bukan berarti menambah pengeluaran lingkungan semata, melainkan pendekatan untuk mengefisiensikan belanja APBD dan memprioritaskan pencegahan agar biaya dampak bencana di masa depan bisa ditekan,” kata Mutmainah Korona, saat pembacaan Deklarasi Jogja, Jumat, 07/08/2026.
Mutmainah menekankan bahwa setiap rupiah dalam APBD harus tidak hanya menyelesaikan persoalan hari ini, tetapi juga mengurangi risiko yang dapat membebani pemerintah di masa mendatang. Oleh karena itu, DPRD memiliki peran penting dalam memastikan kebijakan penganggaran tidak hanya berfokus pada penanganan pasca-bencana, tetapi juga memberi ruang yang cukup bagi pencegahan dan pengurangan risiko. Konsep green budgeting dapat menjadi solusi strategis untuk Palu.***