PALU, HAWA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memprioritaskan pencetakan wirausaha baru melalui program Berani Harmoni. Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan inisiatif ini bertujuan memperkuat Koperasi Merah Putih sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi rakyat di daerah tersebut.

Anwar membahas strategi strategis ini bersama Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulteng, Sumarno, di ruang kerjanya pada Selasa (18/2/2025). Forum tersebut mengkaji perkembangan Koperasi Merah Putih, kesiapan lahan pembangunan gerai, serta langkah konkret menghadirkan pelaku usaha baru.

Gubernur merancang Berani Harmoni sebagai program terpadu. Skema ini menyinergikan penguatan kelembagaan koperasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), dan penciptaan lapangan kerja secara masif.

“Melalui program ini, kita tidak hanya memperkuat Koperasi Merah Putih, tetapi juga menyiapkan pelaku-pelaku usaha dan wirausaha baru yang siap bersaing,” ujar Anwar Hafid.

Sebagai langkah taktis, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah segera menggelar pelatihan wirausaha yang terintegrasi dengan pengembangan koperasi dalam waktu dekat. Anwar memastikan pelaksanaan program ini berjalan kolaboratif dengan melibatkan perusahaan swasta, BUMN, dan BUMD.

Gubernur menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan agar pengelolaan koperasi berjalan profesional. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan koperasi melalui payung Berani Harmoni diharapkan mampu mempercepat kemajuan ekonomi Sulawesi Tengah.*/LIA