BUOL, HAWA – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., menghadiri dan melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Tamit, Kecamatan Bunobogu, Kabupaten Buol pada Selasa (25/8). Proyek ini merupakan bagian dari program Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penyediaan kawasan permukiman dan fasilitas pendukung aktivitas nelayan secara terpadu. Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Buol diharapkan membawa dampak positif bagi warga.
Gubernur Anwar Hafid berharap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Buol dapat dikerjakan dengan baik, cepat, dan tepat waktu. Ia juga menyampaikan harapannya agar kawasan ini menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian dalam agenda peresmian program Kampung Nelayan secara nasional. Kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih Buol menjadi perhatian pemerintah provinsi.
“Kalau bisa dikerjakan bagus-bagus, cepat, tepat, dan bagus. Kita berharap nanti menjadi salah satu kunjungan Bapak Presiden pada peresmian Kampung Nelayan di seluruh Indonesia,” kata Anwar Hafid.
Menurut Anwar Hafid, program Kampung Nelayan Merah Putih dirancang untuk menjawab berbagai persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat nelayan. Permasalahan tersebut meliputi keterbatasan fasilitas, kebutuhan bahan bakar minyak (BBM), ketersediaan es untuk hasil tangkapan, hingga persoalan pemasaran. Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Buol diharapkan menjadi solusi komprehensif.
Oleh karena itu, pembangunan kawasan tersebut diharapkan menghadirkan fasilitas yang terintegrasi, termasuk dermaga dan berbagai sarana pendukung lainnya. Dengan demikian, aktivitas nelayan dapat berlangsung lebih efektif dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat. Integrasi fasilitas ini krusial untuk kesuksesan Kampung Nelayan Merah Putih Buol.
“Maunya Presiden, nelayan tidak lagi mengalami kesulitan seperti dulu. Mau membeli BBM susah, menangkap banyak ikan tetapi sulit mendapatkan es, dan pemasarannya juga susah. Karena itu lahirlah program Kampung Nelayan supaya semuanya terintegrasi,” jelasnya.
Anwar Hafid menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk terus mendorong masuknya berbagai program prioritas pemerintah pusat ke daerah. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten menjadi penting agar setiap program pembangunan dapat memberikan manfaat langsung serta mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sinergi ini akan memastikan keberhasilan program Kampung Nelayan Merah Putih Buol.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur juga menegaskan perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Buol. Pembangunan dan peningkatan akses jalan menjadi salah satu upaya strategis untuk membuka keterisolasian wilayah sekaligus memperkuat konektivitas Buol dengan daerah lainnya. Hal ini juga mendukung akses ke Kampung Nelayan Merah Putih Buol.
“Jangan sampai ada yang bilang Pak Gubernur lupa Buol. Saya tidak lupa Buol. Buol telah memberikan saya yang terbaik, sehingga saya tidak akan pernah lupa,” tegas Anwar Hafid.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan konektivitas antarwilayah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mempercepat pergerakan ekonomi masyarakat. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan terus mendorong penyelesaian ruas-ruas jalan provinsi yang menjadi kewenangan pemerintah daerah. Peningkatan ekonomi juga akan dirasakan oleh masyarakat di sekitar Kampung Nelayan Merah Putih Buol.
Selain infrastruktur, Gubernur menekankan pentingnya keberlanjutan program pelayanan dasar bagi masyarakat, khususnya sektor pendidikan dan kesehatan. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Buol dalam mempertahankan program pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
“Tujuan semua sama, rakyat harus cepat sejahtera,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan bahwa peletakan batu pertama ini menjadi tanda dimulainya pembangunan Kampung Nelayan yang diharapkan dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Proyek Kampung Nelayan Merah Putih Buol akan segera terealisasi.
“Dengan memohon ridho dan berkat Allah SWT, peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Desa Tamit, Kabupaten Buol, yang terdiri dari tiga desa, sebagai bagian dari program Presiden Republik Indonesia Bapak H. Prabowo Subianto, hari ini kita letakkan batu pertamanya. Insyaallah dalam waktu yang tidak lama akan segera selesai sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” tutupnya.
Peletakan batu pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Tamit menjadi momentum penting bagi pembangunan kawasan pesisir Kabupaten Buol. Pemerintah berharap pembangunan tersebut tidak hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, memperkuat aktivitas perikanan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat nelayan, serta mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan melalui Kampung Nelayan Merah Putih Buol.
Turut hadir dalam acara ini Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo, M.M., Wakil Bupati Buol Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H.; Ketua DPRD Kabupaten Buol, Forkopimda Kabupaten Buol, Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Para Kepala Perangkat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah; para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Buol, Para Camat, para pimpinan instansi vertikal, Para Kepala Desa, Para Ketua BPD dan Ketua LPM, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan; serta para nelayan.***