JAKARTA, HAWA – Perusahaan teknologi kecerdasan buatan Perplexity resmi membuka tahap pre-order untuk aplikasi peramban web terbarunya, Comet AI Browser, khusus bagi para pengguna ekosistem Apple. Aplikasi yang dirancang secara khusus sebagai asisten pribadi dan mitra berpikir cerdas ini dijadwalkan meluncur secara global di App Store untuk perangkat iPhone pada 11 Maret 2026 mendatang.

Kehadiran Comet AI Browser di iOS membawa angin segar bagi pengguna yang menginginkan integrasi kecerdasan buatan secara langsung saat berselancar di internet. Peramban ini tidak sekadar menampilkan hasil pencarian layaknya mesin pencari konvensional. Lebih dari itu, aplikasi ini dibekali fitur Comet Assistant, sebuah agen AI canggih yang mampu meringkas konteks halaman web yang panjang, mengelola banyak tab sekaligus, membandingkan produk secara otomatis, hingga mengatur jadwal dan mengeksekusi aktivitas belanja daring penggunanya.

Tantang Dominasi Safari di iPhone

Langkah ekspansi ke sistem operasi iOS ini melengkapi cakupan platform Comet AI Browser yang sebelumnya telah lebih dulu hadir untuk perangkat Mac, Windows, dan Android pada Oktober 2025 lalu. CEO Perplexity, Aravind Srinivas, secara terang-terangan menyebut langkah strategis ini sebagai “kompetisi nyata pertama bagi Safari” di perangkat iPhone.

Menurut Srinivas, peramban raksasa seperti Chrome buatan Google pun selama ini kesulitan untuk merebut pangsa pasar yang signifikan dari peramban bawaan Apple di ekosistem seluler. Oleh karena itu, menjadikan Comet sebagai peramban default di perangkat pengguna dinilai sebagai kunci utama perusahaan untuk mencapai apa yang ia sebut sebagai “retensi tak terbatas” (infinite retention).

Melalui unggahannya di platform X pada 19 Februari 2026, Srinivas menjanjikan pengalaman berselancar yang sangat mulus bagi calon pengguna. “Comet iOS hampir tiba! Anda sudah bisa melakukan pre-order sekarang! Seperti yang dijanjikan: ini akan selembut mentega dan terasa seperti peramban sekelas Safari, dengan Perplexity yang memberdayakan setiap halaman web dan peramban untuk bantuan,” tulis Srinivas.

Dibangun di Atas Chromium dengan Pilihan Model AI

Secara teknis, peramban cerdas ini dibangun dengan menggunakan basis Chromium. Hal yang membedakannya dari kompetitor seperti ChatGPT Atlas dari OpenAI atau Dia dari The Browser Company adalah fleksibilitasnya. Pengguna diberikan kebebasan untuk memilih model bahasa besar (LLM) yang menjadi otak asisten mereka, termasuk model-model mutakhir dari OpenAI, Anthropic, maupun Meta.

Pengguna iPhone saat ini dapat memesan Comet AI Browser secara gratis di App Store, dan aplikasi akan terunduh secara otomatis pada hari peluncuran resminya. Meski dapat digunakan tanpa biaya, Perplexity tetap menyediakan opsi pembelian dalam aplikasi (in-app purchases) untuk paket langganan Perplexity Pro dan Max. Langganan premium ini ditujukan bagi pengguna profesional yang membutuhkan akses ke model AI tingkat lanjut serta penggalian sumber informasi yang jauh lebih mendalam.

Dengan peluncuran ini, Perplexity berharap dapat mengubah cara pengguna berinteraksi dengan web seluler, mengubah peramban pasif menjadi asisten proaktif yang mampu menyelesaikan berbagai tugas kompleks hanya dengan beberapa ketukan di layar iPhone.