Sahabat Hawa tentu kadang rasakan terbangun di jam 3 pagi dengan panik karena kulkas kosong melompong, padahal waktu imsak tinggal sebentar lagi? Atau, rasanya lelah sekali harus ‘bertempur’ di dapur setiap sore, sampai-sampai waktu untuk tilawah dan zikir sore jadi terlewat begitu saja. Padahal, bulan suci adalah momen yang kita nanti-nantikan untuk memanen pahala. Bersama HAWA, mari kita ubah keribetan dapur menjadi strategi cerdas agar hati lebih tenang dan ibadah makin lancar.

Kunci dari ketenangan selama bulan puasa sebenarnya bukan hanya pada niat yang kuat, tapi juga persiapan logistik yang matang. Istilah kerennya: Food Preparation. Dengan menyetok bahan makanan yang tepat dan awet, Sahabat Hawa tidak perlu setiap hari pergi ke pasar atau tukang sayur. Waktu yang biasanya habis untuk belanja dan mengupas bawang, bisa dialihkan untuk quality time bersama Al-Qur’an atau keluarga.

Lantas, apa saja “amunisi” yang wajib ada di kulkas agar kita bisa tenang beribadah sebulan penuh?

1. Protein Hewani yang Sudah Dibumbui (Ungkep)

Ini adalah penyelamat utama. Saat akhir pekan, luangkan waktu untuk membeli ayam, daging sapi, atau ikan, lalu bersihkan dan bumbui (ungkep) sekaligus. Simpan dalam wadah tertutup per porsi sekali makan di freezer. Saat sahur atau buka puasa, Sahabat Hawa tinggal menghangatkannya dengan cara digoreng, dibakar, atau di- air fry. Menurut para ahli gizi, protein sangat penting untuk menjaga rasa kenyang lebih lama, sehingga ibadah puasa tidak terganggu oleh rasa lapar yang berlebihan.

2. Bumbu Dasar: Putih, Merah, dan Kuning

Ini adalah rahasia dapur para ibu cerdas. Menyetok bumbu dasar yang sudah dihaluskan dan ditumis matang akan memangkas waktu memasak hingga 50%. Mau bikin soto? Ambil bumbu kuning. Mau bikin balado? Ambil bumbu merah. Mau tumisan simple? Ambil bumbu putih. Simpan dalam toples kaca di kulkas bawah (chiller), dan pastikan sendok yang digunakan untuk mengambil selalu bersih agar tidak mudah basi.

3. Sayuran Beku dan Tahan Lama

Jangan remehkan kekuatan frozen veggies. Wortel, jagung, buncis, dan brokoli bisa dibersihkan, dipotong, di-blanch (rebus sebentar), lalu bekukan. Sayuran labu siam dan wortel utuh juga cenderung awet di kulkas. Serat sangat penting untuk pencernaan selama puasa.

4. Kurma dan Frozen Food Homemade

Selalu sediakan kurma sebagai sunnah nabi yang kaya energi instan. Selain itu, tidak ada salahnya membuat stok frozen food buatan sendiri seperti nugget ayam sayur, dimsum, atau bakso sapi. Ini jauh lebih sehat daripada produk pabrikan dan sangat membantu di saat-saat darurat ketika kita bangun kesiangan.

Pentingnya menjaga asupan nutrisi yang stabil ini juga diamini oleh dr. Raissa Edwina Djuanda, M.Gizi, Sp.GK, seorang dokter spesialis gizi klinik. Ia menekankan bahwa perencanaan makan (meal planning) selama puasa sangat krusial untuk mencegah “lapar mata” yang berujung pada konsumsi makanan tidak sehat saat berbuka. Dengan stok yang rapi, kita bisa mengontrol nutrisi apa yang masuk ke tubuh, menjaga mood tetap stabil, dan tubuh tetap bugar untuk melaksanakan salat Tarawih.

Jadi, Sahabat Hawa, mari mulai cicil stok bahan makanan dari sekarang. Bukan untuk menimbun karena panik, tapi sebagai bentuk ikhtiar agar kita bisa fokus mengejar Lailatul Qadar tanpa diribetkan oleh urusan perut semata. Selamat mempersiapkan diri!