PALU, HAWA.ID – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., secara resmi membuka pelatihan Bahasa Mandarin di Pusat Pelatihan dan Pendidikan Yayasan Cahaya Ilmu Kreatif, Senin (5/1/2026). Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari program unggulan Berani Cerdas serta hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dengan Yayasan Cahaya Ilmu Kreatif.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan bahwa pelatihan Bahasa Mandarin telah lama menjadi perhatiannya sejak masih menjabat sebagai Bupati Morowali. Saat itu, kebutuhan penerjemah Bahasa Mandarin di kawasan industri, khususnya di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), justru banyak dipenuhi oleh tenaga kerja dari luar daerah.

“Kondisi tersebut menjadi keprihatinan saya. Padahal, peluang ini seharusnya bisa dimanfaatkan oleh putra-putri daerah Sulawesi Tengah,” ujar Anwar Hafid.

Menurutnya, kebutuhan penerjemah Bahasa Mandarin di kawasan industri Morowali sangat besar dan menjanjikan peluang kerja yang luas bagi tenaga lokal. Oleh karena itu, ia berharap pelatihan ini dapat dijalankan secara serius dan berkelanjutan.

“Harapan saya pelatihan ini diseriusi, karena kita membutuhkan banyak penerjemah. Ke depan, peluang kerja penerjemah Bahasa Mandarin sangat besar, khususnya di wilayah industri Morowali,” tegasnya.

Gubernur juga meminta pihak yayasan agar merancang kurikulum pelatihan Bahasa Mandarin yang terpadu dan kontekstual dengan kebutuhan industri. Dengan demikian, lulusan pelatihan tidak hanya fasih berbahasa, tetapi juga memiliki pemahaman budaya dan kesiapan kerja di lingkungan industri.

“Kalau sudah selesai dan fasih berbahasa Mandarin, akan saya bantu untuk mendapatkan pekerjaan,” imbuhnya. Ia memastikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan berperan dalam menyalurkan alumni pelatihan ke perusahaan-perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asal Tiongkok di kawasan Morowali.

Pelatihan Bahasa Mandarin ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal, sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat di tengah pesatnya pertumbuhan industri.

Turut mendampingi Gubernur dalam kegiatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dr. Farid R. Lembah, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan H. Firmanza DP, S.H., M.Si., Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Richard A. Djanggola, S.E., M.S.A., Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dony Budjang, serta Anggota DPRD Sulawesi Tengah Hidayat Pakamundi.LIA