JAKARTA, HAWA – Apple dilaporkan telah memulai tahap pengujian produksi massal untuk perangkat iPhone 18 Pro guna memvalidasi proses manufaktur akhir menjelang peluncuran resmi. Langkah ini menandai transisi penting dari tahap validasi desain menuju validasi produksi untuk memastikan kualitas perangkat keras yang akan dipasarkan nanti.

Peningkatan paling mencolok pada iPhone 18 Pro terletak pada sistem kamera utama 48 megapiksel yang kini mendukung fitur variable aperture. Teknologi ini memungkinkan pengguna mengatur bukaan lensa secara manual atau otomatis untuk mendapatkan efek bokeh dan performa low light yang lebih optimal. Komponen modul kamera ini kabarnya akan dipasok oleh LG Innotek dan Foxconn.

Performa perangkat ini akan didukung oleh chip A20 Pro yang diproduksi menggunakan teknologi proses 2nm milik TSMC. Penggunaan arsitektur transistor terbaru ini diklaim mampu meningkatkan efisiensi energi secara drastis sekaligus memberikan lonjakan performa pada pemrosesan data. Apple juga dilaporkan telah memesan hampir separuh kapasitas awal produksi chip canggih tersebut.

“Pro models had already entered mass-production testing,” kata Fixed Focus Digital, Pelapor Industri di platform Weibo China.

Selain spesifikasi internal, iPhone 18 Pro diprediksi mengusung RAM 12GB dan modem C2 hasil pengembangan internal Apple untuk menggantikan komponen Qualcomm. Meskipun iPhone 18 Pro membawa banyak pembaruan, perhatian publik kemungkinan besar akan terbagi dengan rencana peluncuran iPhone lipat pertama Apple yang dijadwalkan hadir pada periode yang sama.

Apple kabarnya akan merilis iPhone 18 Pro dan varian Pro Max pada rentang September hingga November 2026 sesuai dengan bocoran 22/02/2026. Sementara itu, model iPhone 18 standar diperkirakan baru akan menyapa pasar pada Maret 2027 sebagai bagian dari strategi peluncuran produk yang lebih terfragmentasi.