PALU, HAWA – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, menerima audiensi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sulawesi Tengah di ruang kerjanya, Selasa (24/2). Pertemuan ini fokus membahas penguatan kolaborasi strategis untuk mendukung program unggulan 9 BERANI, khususnya dalam percepatan penanganan kemiskinan ekstrem.
dr. Reny mengapresiasi langkah konkret Baznas yang aktif turun ke lapangan. Ia menegaskan bahwa sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan lembaga zakat sangat krusial agar distribusi bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Terima kasih sudah turun langsung ke masyarakat. Ini menyangkut 9 BERANI. Kita harus berkolaborasi dan terus berkoordinasi agar bantuan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan,” tegas dr. Reny.
Wakil Ketua Baznas Sulteng, Bahran, menjelaskan pihaknya telah menyalurkan berbagai bantuan fisik maupun sosial. Di Kabupaten Donggala, Baznas mendistribusikan 250 paket sembako per titik lokasi. Selain itu, program bedah rumah di kantong-kantong kemiskinan terus berjalan beriringan dengan pemerintah setempat.
Baznas juga mengembangkan Program Kampung Zakat sebagai model pemberdayaan, serta memberikan stimulus ekonomi berupa bantuan alat bengkel lengkap dengan pelatihannya. Bahran memastikan timnya siap merespons cepat setiap laporan masyarakat mengenai rumah tidak layak huni.***