Verfak DPD RI, Orang Meninggal di Balut Dicantumkan Dukung Bacalon

featured
Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah Rasyidi Bakry melaksanakan supervisi dan monitoring di wilayah Kabupaten Banggai Laut (Balut) selama dua hari di tiga desa dan satu kelurahan pada tiga kecamatan di Kabupaten Banggai Laut, Jumat (17/02/2023).FOTO : HUMAS BAWASLU SULTENG
service
Bagikan

Share This Post

or copy the link

BALUT, .ID – Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah Rasyidi Bakry melaksanakan supervisi dan monitoring di wilayah Kabupaten Banggai Laut (Balut) selama dua hari di tiga desa dan satu kelurahan pada tiga kecamatan di Kabupaten Banggai Laut, Jumat (17/02/2023).

Kegiatan tersebut untuk memastikan pelaksanaan pengawasan verifikasi faktual dokumen dukungan pencalonan anggota Dewan Perwakilan Daerah RI  atau Verfak dukungan bakal calon (Bacalon) anggota DPD RI Dapil dan pencocokan dan penelitian data pemilih (Coklit Data Pemilih) berjalan sesuai amanat undang-undang.

Anggota Bawaslu , Rasyidi di hari pertama, Kamis (16/02/2023), memantau proses verifikasi faktual dokumen dukungan Bacalon anggota DPD RI Dapil di Desa Lambako, Kecamatan Banggai, Kabupaten Banggai Laut.

Saat verifikasi, Anggota Bawaslu Sulteng bersama-sama Anggota Kabupaten Banggai Laut, Syarif S. Ambu, ketua dan anggota Bawaslu Kabupaten Banggai Laut, panitia pemungutan kecamatan Banggai dan Panwaslu Kecamatan Banggai, PPS dan PKD Desa Lambako.

Adapun pada Desa Lambako terdapat 74 orang Sampel serta yang telah didatangi oleh PPS yakni 60  orang. Rinciannya, 47  orang menyatakan mendukung dan 13  orang menyatakan tidak mendukung Bacalon anggota DPD.

Salah satu hal yang menarik pada pengawasan Verfak Bacalon anggota DPD di Desa Lambako, ditemukan masyarakat yang tercatat pada form pernyataan dukungan Bacalon anggota DPD Dapil Sulteng, atasnama Farhat Abbas, telah meninggal dunia sebelum masa pengumpulan dukungan pencalonan DPD Dapil Sulteng. Atas peristiwa tersebut, diduga terdapat dugaan pelanggaran tindak pidana berupa pencatutan dan pemalsuan dokumen dukungan pencalonan DPD sebagaimana diatur pada Pasal 519 dan 520 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Selain itu ditemukan masyarakat yang menyatakan dukungan kepada Bacalon anggota DPD Dapil Sulteng yang bekerja sebagai kepala dusun atau aparat desa yang diduga melanggar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Coklit Data Pemilih

Selain melaksanakan pengawasan Verfak dokumen dukungan Bacalon anggota DPD, di Desa Lamboko juga dilaksanakan pengawasan pencocokan dan penelitian data pemilih (Coklit Data Pemilih) pada TPS 01 dan TPS 02 Desa Lambako. Pengawasan dilaksanakan untuk memastikan Pantarlih melaksanakan Coklit Data Pemilih sesuai prosedur meliputi mencocokkan data pemilih pada KTP dan/atau KK dengan formular model A-Data Pemilih.  Kemudian jika sesuai, Pantarlih mengisi alat kerja pantarlih dan sticker coklit kemudian ditempel pada rumah pemilih tersebut.

Untuk diketahui bahwa daftar pemilih di TPS 01 Desa Lambako sebanyak 292  orang dan Pantarlih telah melakukan Coklit data pemilih terhadap 101  orang.

Sedangkan pada TPS 02 Desa Lambako terdapat 281  orang serta pantarlih telah mencoklit sebanyak 74  orang.

Pengawasan Coklit Data Pemilih juga dilaksanakan pada TPS 06 Desa Kendek, Kecamatan Banggai Utara, Kabupaten Banggai Laut dengan data pemilih sebanyak 265 orang.*/LIA

0
happy
Happy
0
sedih
Sedih
0
marah
Marah
0
wow
Wow
0
peduli
Peduli
Verfak DPD RI, Orang Meninggal di Balut Dicantumkan Dukung Bacalon

You Can Subscribe To Our Newsletter Completely Free

Don't miss the opportunity to be informed about new news and start your free e-mail subscription now.
Subscribe
Notify of
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments
Login

Masuk atau Buat akun untuk bergabung bersama HAWA!

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Join Us