JAKARTA, HAWA – Kementerian ESDM konfirmasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Vale Indonesia Tbk tahun 2026 terbit Rabu malam ini (14/1/2026). Persetujuan ini izinkan operasional tambang nikel di Sorowako kembali normal setelah terhenti sejak awal tahun. Dirjen Minerba Tri Winarno pastikan proses selesai malam ini.

Keterlambatan RKAB akibat Kontrak Karya Vale habis 28 Desember 2025, transisi ke Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). “Vale insyaallah malam ini terbit RKAB. Harus eksis nikel matte-nya,” kata Tri Winarno, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara ESDM, di kantor Kementerian. Vale ajukan RKAB satu tahun ganti skema tiga tahunan.

Meski tambang stop sementara, Dirjen Minerba bilang tidak masalah. “Stop nggak apa-apa, kan ada stockpile. Tenang,” tegas Tri Winarno. Vale punya stok bijih nikel cukup untuk smelter nikel matte Sorowako. Head Corporate Communication Vanda Kusumaningrum konfirmasi kebijakan RKAB tahunan berlaku nasional fase transisi.

Corporate Secretary Anggun Kara Nataya sebut penghentian operasi awal Januari tidak material bagi keuangan. “RKAB baru berlaku satu tahun mulai 2026 sesuai regulasi,” jelasnya. Vale tak nikmati relaksasi SE Dirjen Minerba No. 2.E/2025 karena RKAB masih diproses.

Ketua API-IMA Rahmat Makkasau harap proses lancar ke depan. Kebijakan RKAB tahunan perlu antisipasi pemerintah dan pelaku usaha. Koordinasi dengan Kementerian ESDM pastikan transisi mulus semua perusahaan tambang.

UU Minerba 2020 terapkan IUPK ganti Kontrak Karya bertahap. Vale jadi uji coba RKAB satu tahun nasional. Kebijakan tingkatkan pengawasan operasional tahunan. Meskipun begitu, stockpile bijih cegah gangguan smelter selama transisi.

RKAB Vale 2026 targetkan 70-80 ribu ton nikel matte, stabil dari 2025. Sorowako IUPK luas 118.000 hektare dukung operasi jangka panjang. Persetujuan malam ini pastikan kontribusi dividen MIND ID Rp3-4 triliun tahunan. Industri harap relaksasi diperpanjang hingga Juni.

Vale Sulawesi Tengah sumbang 15.000 lapangan kerja langsung. Produksi nikel matte ekspor China-Jepang stabilkan neraca dagang. Transisi IUPK perkuat penguasaan negara atas smelter nikel terbesar kedua nasional. Publik harap RKAB lain cepat keluar cegah jeda operasional massal.*/LIA