CUPERTINO, HAWA – Apple Inc. berencana meluncurkan iPhone Fold pada September 2026 dengan mengusung teknologi layar hampir bebas lipatan untuk menyaingi dominasi pasar ponsel lipat global. Peluncuran ini dijadwalkan bersamaan dengan jajaran iPhone 18 Pro setelah melalui riset mendalam terhadap daya tahan engsel.
Produksi massal Apple Inc. untuk perangkat ini diperkirakan mulai berjalan pada Juli 2026 dengan target pengiriman awal mencapai 10 juta unit. iPhone Fold menggunakan desain book-style yang membuka hingga layar dalam berukuran 7.8 inci dan layar luar 5.5 inci.
“Apple memilih solusi bebas lipatan dari Samsung Display daripada mengembangkan miliknya sendiri guna memastikan stabilitas produksi massal,” kata Ming-Chi Kuo, Analis Apple.
Perusahaan menggandeng Samsung Display sebagai pemasok utama panel OLED khusus yang memiliki kedalaman lipatan di bawah 0.15mm. Teknologi ini didukung oleh pelat logam laser-drilled dari Fine M-Tec untuk mendistribusikan tekanan saat layar iPhone Fold dilipat.
“iPhone Fold diharapkan mengadopsi desain gaya buku yang terbuka untuk menampilkan layar dalam sekitar 7.8 inci dan layar luar 5.5 inci,” kata Jeff Pu, Analis Teknologi.
Spesifikasi teknis perangkat ini mencakup chip A20 dengan proses fabrikasi 2nm dari TSMC dan kapasitas RAM 12GB. Ponsel ini juga akan menggunakan material titanium alloy untuk menjaga ketahanan bodi namun tetap ringan saat digenggam pengguna.
“Apple akan menjaga pilihan warna tetap konservatif dengan menawarkan iPhone Fold dalam balutan abu-abu tua atau hitam dan putih atau perak,” kata Mark Gurman, Reporter Bloomberg.
Estimasi harga untuk iPhone Fold diprediksi mulai dari USD 1,999 hingga USD 2,500 atau sekitar Rp 39 juta sampai Rp 40 juta. Analis memproyeksikan Apple akan langsung menguasai sekitar 22 persen pangsa unit pasar ponsel lipat dunia pada tahun pertama peluncurannya.