PALU, HAWA — CEO Ryanair Michael O’Leary menyebut Elon Musk sebagai “orang kaya yang sangat bodoh” dalam sengketa soal layanan internet Starlink. Pernyataan ini muncul setelah O’Leary tolak pasang antena Starlink di pesawat Ryanair. Sengketa terjadi melalui platform X dan radio Irlandia pada 14-16 Januari 2026.
O’Leary ungkapkan penolakannya pada Rabu (14/1/2026) saat bicara dengan Reuters. Ia klaim antena Starlink tambah penalti bahan bakar 2 persen akibat bobot dan hambatan udara. “Kami harus pasang antena di badan pesawat. Itu tambah penalti bahan bakar 2 persen karena bobot dan hambatan,” kata Michael O’Leary, CEO Ryanair, pada Reuters.
Elon Musk langsung balas di X. “Anda kehilangan pelanggan ke maskapai yang punya internet,” tulis Musk. Sementara itu, Michael Nicolls, Wakil Presiden Teknik Starlink, bantah klaim O’Leary. Nicolls sebut analisis SpaceX tunjukkan peningkatan bahan bakar hanya 0,3 persen pada Boeing 737-800, model utama armada Ryanair.
O’Leary eskalasi serangan pada Kamis (15/1/2026) di radio Newstalk. “Saya tak peduli sama sekali pada Elon Musk. Dia idiot, sangat kaya, tapi tetap idiot,” kata Michael O’Leary, CEO Ryanair, pada Newstalk. Musk balas Jumat (16/1/2026) di X: “Idiot total. Pecat dia.”
Meskipun begitu, Ryanair pertahankan posisi. O’Leary perkirakan biaya tahunan Starlink capai 200-250 juta dolar AS atau satu dolar per penumpang. Penumpang Ryanair rata-rata terbang satu jam dan enggan bayar WiFi, tambah O’Leary. Selain itu, platform X disebutnya “lubang got”.
Sementara itu, maskapai lain ramai adopsi Starlink. Lufthansa rencanakan pasang di 850 pesawat mulai paruh kedua 2026. Scandinavian Airlines jalankan penerbangan pertama ber-Starlink pada Rabu lalu. British Airways, Iberia, Aer Lingus, Vueling, serta LEVEL dari grup IAG siapkan lebih dari 500 pesawat sejak awal 2026.
Qatar Airways, United Airlines, dan Air France juga komitmen gunakan teknologi ini. Emirates siapkan armada terbesar ber-Starlink mulai November 2025. Namun, Ryanair beda pendekatan karena fokus harga murah dan penerbangan pendek.
Ryanair angkut 206 juta penumpang pada 2025 dengan 643 pesawat. Perusahaan catat laba bersih 1,72 miliar euro di kuartal terbaru, naik 20 persen. O’Leary pimpin Ryanair sejak 1994 dan miliki 4 persen saham perusahaan.
Sengketa CEO Ryanair Elon Musk ini picu perdebatan soal biaya WiFi di udara. Nicolls sebut desain Starlink lebih efisien daripada terminal lama. Musk usul kurangi dampak bahan bakar di bawah 0,1 persen.
Kronologi sengketa tunjukkan persaingan ketat di industri penerbangan. Ryanair prioritaskan efisiensi biaya, sementara rival incar kenyamanan digital.*/LIA