PALU, HAWA – Puluhan ribu warga memadati sepanjang Jalan Samratulangi untuk mengikuti acara Bukber Sulteng Nambaso yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah pada Jumat (06/03). Kegiatan silaturahmi besar ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, hingga ribuan pelajar untuk mempererat persaudaraan di bulan Ramadan.
Lebih dari 20 ribu porsi makanan disiapkan untuk menjamu masyarakat yang antusias memenuhi lokasi sejak sore hari. Kehadiran massa yang meluap menunjukkan semangat kebersamaan masyarakat dalam mendukung visi pembangunan daerah menuju masa depan yang lebih baik.
Selain Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido, acara ini juga dihadiri oleh mantan Gubernur Longki Djanggola dan Rusdy Mastura. Kehadiran berbagai tokoh lintas generasi ini memberikan sinyal kuat mengenai kekompakan kepemimpinan di wilayah tersebut.
“Tidak ada persatuan tanpa silaturahmi. Dengan silaturahmi yang terus terjalin, maka akan tercipta persatuan dan kesatuan yang kuat untuk membangun Sulawesi Tengah,” ujar Anwar Hafid, Gubernur Sulawesi Tengah.
Gubernur menekankan bahwa momentum Bukber Sulteng Nambaso merupakan langkah nyata untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. Ia berpesan agar generasi muda, khususnya para pelajar, mulai membangun karakter moral dan intelektual sejak dini.
“Akhlak adalah yang paling utama. Kepintaran tanpa akhlak tidak akan membawa seseorang bertahan dalam persaingan kehidupan yang semakin tajam,” kata Anwar Hafid, Gubernur Sulawesi Tengah.
Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong akses pendidikan melalui program Berani Cerdas. Program ini membuka peluang kuliah gratis bagi masyarakat sebagai investasi jangka panjang daerah.
Di sela rangkaian Bukber Sulteng Nambaso, sebanyak 5.700 siswa SMA dan SMK juga mengikuti sosialisasi bahaya narkoba. Langkah preventif ini dilakukan untuk melindungi generasi penerus dari ancaman penyalahgunaan narkotika yang merusak masa depan.