PALU, HAWA — Artis Aurelie Moeremans merilis buku memoar Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth pada 10 Oktober 2025. Buku ini bagikan kisah pribadinya sebagai korban grooming sejak usia 15 tahun secara gratis melalui tautan daring. Rilis independen ini dapatkan respons viral di media sosial Indonesia.
Aurelie Moeremans tulis Broken Strings tanpa penerbit atau editor. Buku terdiri dari 24 bab yang ceritakan manipulasi emosional oleh pria bernama samaran Bobby, yang berusia 29 tahun saat itu. Ia temui Bobby di lokasi syuting iklan. Hubungan tersebut picu isolasi dari keluarga dan teman.
“Buku ini bukan untuk cari simpati, tapi agar orang lain sadar grooming itu nyata dan dampaknya panjang,” kata Aurelie Moeremans, artis, pada media sosialnya. Ia bagikan versi bahasa Indonesia berjudul Broken Strings: Kepingan Masa Muda yang Patah dan versi Inggris. Pembaca unduh buku ini gratis tanpa biaya.
Sementara itu, buku Broken Strings Aurelie Moeremans jadi viral di awal Januari 2026. Ribuan warganet beri review positif dan bagikan pengalaman serupa. Media Liputan6 apresiasi langkah tersebut. “Langkah Aurelie Moeremans diapresiasi warganet, apalagi tak mudah membuka luka lama,” tulis Liputan6.
Selain itu, Aurelie Moeremans ungkap enam hal sensitif dalam buku. Termasuk kekerasan seksual, tekanan psikologis, dan hilangnya identitas diri. Ia alami trauma jangka panjang pada kesehatan mental. Namun, ia tekankan buku ini sebagai proses penyembuhan.
Kemudian, insiden peretasan akun Instagram Aurelie Moeremans tutup awal 2026. Peretas target konten terkait Broken Strings. Meskipun begitu, dampak buku tetap besar. Pembaca sebut memoar ini guncang kesadaran publik soal grooming anak.
Suara.com catat Aurelie Moeremans konsisten tegaskan hubungan itu lahir dari paksaan. “Hubungan tersebut dibangun di atas manipulasi emosional,” sebut Suara.com. Hops.ID laporkan masa remaja Aurelie hilang karena grooming.
Aurelie Moeremans apresiasi dukungan suami. Ia ungkap peran suami bantu proses tulis buku. Medcom.id soroti hal-hal sensitif yang diungkap. Buku ini raih perhatian luas di Indonesia.
Pembaca unduh Broken Strings Aurelie Moeremans melalui link resmi. Akses gratis dorong penyebaran cepat. Tirto.id beri sinopsis lengkap memoar tersebut. Respons positif dominasi diskusi daring.
Hingga 11 Januari 2026, buku ini ramai dibahas. Warganet bagikan ulasan di Instagram dan Facebook. Aurelie Moeremans lanjut promosi meski hadapi tantangan peretasan. Memoar ini angkat isu penting perlindungan anak dari grooming.*/LIA