Umat Islam di Indonesia menyambut tanggal penting. 27 Rajab 1447 H jatuh pada 16 Januari 2026. Malam ini dikenal sebagai peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Bagi pembaca HAWA, momen ini penuh hikmah. Mari kita pahami bersama.
27 Rajab adalah hari ke-27 bulan Rajab dalam kalender Hijriah. Bulan Rajab termasuk bulan suci. Pada malam itu, Nabi melakukan perjalanan ajaib. Isra berarti perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Mi’raj adalah kenaikan ke langit ketujuh. Kejadian ini tercantum dalam Al-Qur’an, Surah Al-Isra ayat 1.
Allah SWT memilih Nabi untuk pengalaman luar biasa. Nabi bertemu para nabi sebelumnya. Ia melihat surga dan neraka. Di sidratul muntaha, Allah perintahkan salat lima waktu. Namun, perjalanan ini bukan sekadar cerita lama. Ia ajarkan ketaatan dan harapan.
Makna Isra Mi’raj bagi Umat Saat Ini
27 Rajab ingatkan kita pada kekuasaan Allah. Perjalanan Nabi tunjukkan batas duniawi bisa dilampaui iman. Selain itu, perintah salat jadi kewajiban utama. Setiap hari, lima waktu salat hubungkan kita dengan Sang Pencipta.
Di sisi lain, momen ini dorong introspeksi. Nabi lihat penderitaan umat. Kita pun bisa renungkan hidup sehari-hari. Misalnya, bagaimana salat bantu atasi masalah? Banyak orang rasakan ketenangan setelah sholat tepat waktu.
Sementara itu, 27 Rajab ajarkan toleransi. Isra lewati berbagai tempat suci. Ini simbol persatuan umat beragama. Di Indonesia, peringatan ini rayakan dengan damai.
Cara Peringati 27 Rajab di Indonesia
Umat Islam di Tanah Air punya tradisi sederhana. Malam 27 Rajab, masjid penuh dengan shalat tarawih atau witir. Banyak yang tadarus Al-Qur’an. Imamsunah juga populer. Keluarga kumpul, ceritakan kisah Nabi kepada anak-anak.
Selain itu, ceramah diadakan di berbagai daerah. Ulama ingatkan pentingnya salat malam. Di Palu, misalnya, masyarakat Central Sulawesi ikut secara antusias. Mereka tambah ibadah sunnah.
Pagi harinya, takbir dan doa bersama. Makanan khas seperti kolak dibagikan. Namun, ingat. Peringatan ini sunnah, bukan wajib. Rasulullah tak catat perayaan khusus. Yang utama, tingkatkan kualitas salat.
Hikmah yang Bisa Diambil
27 Rajab beri pelajaran berharga. Pertama, iman kuat bisa capai hal mustahil. Kedua, salat jadi tiang agama. Ketiga, hubungan dengan Allah paling dekat saat sujud.
Di era digital ini, banyak godaan. Namun, 27 Rajab ajak kembali ke dasar. Perbanyak istighfar. Dekatkan diri pada keluarga. Sementara itu, pahami kalender Hijriah agar tak ketinggalan momen serupa.
Baca juga tentang bulan Rajab di situs resmi Kementerian Agama. Mereka beri jadwal lengkap Hijriah 1447 H.
Pada 16 Januari 2026, sambut 27 Rajab dengan hati ikhlas. Jadikan pengingat untuk lebih dekat pada Allah sepanjang tahun.