JAKARTA, HAWA. Penyanyi Isyana Sarasvati mendadak menjadi sorotan publik setelah muncul tuduhan satanisme Isyana Sarasvati dari netizen terkait visual teaser proyek musik terbarunya bertajuk Eklektiko: This is Abadhi pada awal 04/03/2026. Tuduhan ini bermula dari simbol mata satu dan narasi misterius dalam video pendek yang diunggah di media sosial, namun sang suami, Rayhan Maditra Indrayanto, segera memberikan pembelaan tegas untuk melindungi sang istri.
Netizen di platform X dan Threads mengaitkan visual mata satu berwarna merah yang dikelilingi api dengan organisasi okultisme atau iluminati. Sebagian warganet berspekulasi bahwa transformasi musik Isyana ke arah rock progresif dan metal merupakan indikasi masuknya pengaruh gelap dalam karyanya. Tuduhan satanisme Isyana Sarasvati ini viral setelah sebuah unggahan di media sosial mendapatkan ribuan tanda suka dari publik yang penasaran.
Menanggapi hal tersebut, Rayhan Maditra Indrayanto melalui akun pribadinya menyiratkan bahwa tuduhan tersebut adalah fitnah yang datang di saat istrinya sedang giat berkreasi. Ia menekankan besarnya tantangan yang dihadapi seorang seniman saat merilis karya baru di tengah stigma negatif masyarakat yang sering kali salah dalam menafsirkan sebuah simbol seni grafis.
“Tantangan besar yang dihadapi seorang seniman saat merilis karya baru,” kata Rayhan Maditra Indrayanto, Suami Isyana Sarasvati.
Proyek Eklektiko sendiri merupakan album kelima yang diproduksi oleh REDROSE Records dan direncanakan berlangsung hingga Mei 2026 mendatang. Album ini terbagi menjadi empat persona musikal berbeda yang merepresentasikan perjalanan seni sang musisi selama beberapa tahun terakhir, mulai dari persona Lunora hingga babak Abadhi.
Meski banyak kritik, para penggemar setia tetap mendukung eksplorasi seni sang penyanyi dan menganggap tuduhan satanisme Isyana Sarasvati sebagai salah tafsir terhadap simbol Mata Kesadaran. Mereka menilai visual tersebut hanyalah elemen estetika untuk mendukung narasi filosofis dalam babak Abadhi yang memang bertema misterius dan penuh teka-teki.
Sejak merilis album Lexicon, Isyana memang dikenal sering bereksperimen dengan nuansa gothic yang sangat berbeda dari era pop awalnya pada lagu Tetap Dalam Jiwa. Kontroversi tuduhan satanisme Isyana Sarasvati ini pun menjadi pengingat akan tipisnya batas antara kebebasan berekspresi seni dan interpretasi publik di media sosial saat ini.