PALU, MERCUSUAR – Riuh tepuk tangan dan wajah-wajah bangga menyambut kepulangan tim Skyflash Basketball Palu di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Selasa (31/3/2026). 

Di antara deretan atlet muda yang baru saja mengharumkan nama daerah di ajang Asia Pacific Cup ke-14, sosok Azfar Arka Rabbani Siregar mencuri perhatian.

Azfar, siswa kelas IV SDN 3 Palu, menjadi bagian dari tim U-12 Skyflash yang sukses meraih medali emas dalam kompetisi bergengsi tingkat Asia Pasifik tersebut. 

Prestasi itu terasa istimewa, mengingat usianya yang masih belia, namun sudah mampu bersaing di level internasional.

Ajang Asia Pacific Cup ke-14 diikuti oleh berbagai negara di kawasan Asia Pasifik, menjadikannya panggung kompetisi yang tidak mudah ditaklukkan. Namun, tim Skyflash Palu mampu menunjukkan performa gemilang. 

Selain emas dari tim U-12, tim U-18 berhasil meraih juara kedua, sementara tim U-16 menempati peringkat keempat.

Kedatangan para atlet disambut hangat oleh berbagai pihak, termasuk Wakil Walikota Palu, Imelda Liliana Muhidin, Ketua Umum KONI Provinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq Anwar. Wakil Walikota Palu, Imelda menyampaikan apresiasi sekaligus komitmen untuk terus mendorong pembinaan atlet muda di daerah.

“Kami akan terus mendukung pengembangan potensi atlet muda agar semakin banyak prestasi yang lahir dan mengharumkan nama daerah,” ujarnya.

Di balik pencapaian Azfar, tersimpan cerita tentang kerja keras dan disiplin. 

Kepala SDN 3 Palu, Dutri, mengaku bangga atas prestasi yang diraih anak didiknya tersebut. Menurutnya, keberhasilan Azfar bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari latihan yang konsisten serta dukungan penuh dari keluarga.

“Ini buah dari kerja keras, disiplin, dan dukungan orang tua. Kami sangat bangga. Semoga pencapaian ini bisa memotivasi siswa lain untuk berani bermimpi lebih tinggi,” kata Dutri.

Prestasi Azfar menjadi pengingat bahwa potensi besar bisa lahir dari mana saja, termasuk dari bangku sekolah dasar. Di tengah keterbatasan fasilitas dan tantangan pembinaan olahraga di daerah, semangat dan dedikasi tetap menjadi kunci.

Kini, langkah kecil Azfar di lapangan basket internasional telah menjelma menjadi inspirasi besar, bukan hanya bagi teman-teman sebayanya di Palu, tetapi juga bagi generasi muda Indonesia untuk terus berani melangkah dan berprestasi.LIA