JAKARTA, HAWA – Irjen Rudi Darmoko disebut sebagai salah satu kandidat kuat dalam bursa Calon Kapolri 2025, menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang akan memasuki masa pensiun. Namanya mencuat setelah menjabat sebagai Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 20 Mei 2025.

Irjen Rudi Darmoko adalah lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) 1993 dan penerima penghargaan Adhi Makayasa. Ia memiliki pengalaman luas di bidang sumber daya manusia (SDM) dan pendidikan Polri. Jabatan strategis yang pernah ia emban antara lain Kapolres Cilacap, Wakapolda Sulawesi Utara, dan Kasespim Lemdiklat Polri.

Pengamat politik Selamat Ginting menyebut Irjen Rudi Darmoko sebagai figur “baru” yang sesuai dengan preferensi Presiden Prabowo Subianto. Keahliannya dalam manajemen SDM dan latar belakangnya di dunia pendidikan menjadi penting dalam upaya reformasi internal Polri.

Penunjukannya sebagai Kapolda NTT sebagai bentuk kepercayaan baru dari pimpinan nasional. Sebelumnya, karier Rudi Darmoko sempat terbilang lambat berkembang di bawah kepemimpinan Kapolri saat ini.

Meski begitu, isu pencalonan ini belum terkonfirmasi secara resmi. Hingga kini, ia belum memberikan pernyataan publik terkait kemungkinan pengangkatan tersebut. Namun, isu ini ramai dibahas di media sosial dan sejumlah media nasional.

Beberapa pihak menyebut tantangan utama pencalonannya adalah pangkatnya yang masih Inspektur Jenderal (bintang dua), sementara beberapa kandidat lain berpangkat Komisaris Jenderal (bintang tiga). Jika terpilih, ia akan melompati senioritas, yang bisa menimbulkan dinamika internal di tubuh Polri.

Faktor lain yang turut menguatkan nama Rudi Darmoko dalam bursa Calon Kapolri 2025 adalah latar belakang keluarganya. Ayahnya, Letkol Inf. (Purn.) Jumadi, merupakan mantan pelatih Presiden Prabowo Subianto saat di satuan Kopassus.

Perbincangan mengenai pergantian Kapolri juga meluas di platform X (sebelumnya Twitter), dengan sejumlah warganet menyebut nama Irjen Rudi Darmoko sebagai salah satu calon potensial.LIA