PALU, HAWA.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar rapat paripurna untuk menetapkan pergantian unsur pimpinan lembaga tersebut, Rabu (25/2/2026).

Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Sulteng, Arus Abdul Karim, diumumkan pemberhentian Aristan dari jabatannya sebagai Wakil Ketua I DPRD Sulteng dan penunjukan Arnila M Ali sebagai penggantinya.

Pergantian tersebut merupakan tindak lanjut keputusan internal Partai NasDem yang kemudian diproses melalui mekanisme kelembagaan di DPRD.

Dalam sidang paripurna itu, Arus membacakan surat keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sulawesi Tengah yang menjadi dasar pergantian unsur pimpinan tersebut.

“Aristan digantikan Arnila M Ali,” kata Arus saat membacakan isi keputusan partai di hadapan peserta rapat.

Sebelum ditunjuk sebagai Wakil Ketua I DPRD Sulteng, Arnila menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Sulteng. Penunjukannya merupakan bagian dari kebijakan internal partai yang kemudian ditetapkan melalui forum resmi DPRD sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ketua DPW NasDem Sulawesi Tengah, Nilam Sari Lawira, sebelumnya telah menyampaikan rencana pergantian kader partainya di sejumlah lembaga legislatif, termasuk di DPRD Kabupaten Donggala dan DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar pada 20 Februari 2026 di Palu.

Secara terpisah, Aristan menyatakan menerima keputusan partai tersebut. Ia menegaskan bahwa sebagai kader yang ikut membesarkan partai sejak awal berdiri, dirinya tetap loyal terhadap keputusan partai.

“Saya menghormati dan menerima keputusan ini dengan penuh keikhlasan. Jabatan hanyalah titipan, namun perjuangan untuk rakyat adalah pengabdian tanpa henti,” ujarnya.

Aristan juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Sulteng, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sebagai mitra kerja, keluarga besar NasDem, serta masyarakat Sulawesi Tengah atas kepercayaan yang diberikan selama dirinya menjabat.

Terkait berbagai spekulasi yang berkembang, termasuk isu adanya kudeta dalam pergantian tersebut, Aristan menegaskan bahwa hal itu tidak benar.

“Mari kita tetap solid dan tidak terjebak dalam spekulasi yang berlebihan. Fokus kita satu, menjaga marwah partai dan terus bekerja untuk kesejahteraan Sulawesi Tengah,” katanya.LIA