PALU, HAWA — Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mencatatkan sejarah investasi sumber daya manusia melalui program BERANI Cerdas yang kini menjangkau hingga 23.568 penerima manfaat di seluruh wilayah provinsi.
Angka penerima yang fantastis tersebut menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam membuka akses pendidikan tinggi seluas-luasnya bagi generasi muda. Program ini menyasar seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang ekonomi guna menciptakan kesetaraan peluang kompetisi di tingkat nasional.
Pengamat Politik Universitas Tadulako (UNTAD), Nur Alamsyah, menilai capaian ini sebagai langkah konkret yang melampaui sekadar janji politik. Menurutnya, besarnya jumlah penerima beasiswa mencerminkan keberhasilan pemerintah dalam membangun kepercayaan publik melalui sektor pendidikan.
“Program BERANI Cerdas nampaknya akan menuai keberhasilan dalam cara pandang masyarakat. Data terakhir menunjukkan angka penerima yang fantastis, yakni 23.568 penerima,” kata Nur Alamsyah, Pengamat Politik Universitas Tadulako, pada Jumat (23/01).
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat program ini dengan menjalin kolaborasi strategis bersama berbagai perguruan tinggi. Kerja sama tersebut mencakup institusi pendidikan tingkat regional hingga kampus nasional terkemuka seperti Institut Teknologi Bandung.
Nilai Religius
Selain fokus pada peningkatan intelektualitas melalui BERANI Cerdas, kepemimpinan Anwar Hafid juga menonjolkan nilai religiusitas yang kuat di lingkungan birokrasi. Ia menerapkan kebijakan wajib shalat berjamaah bagi para pegawai sebagai upaya membentuk karakter pemimpin yang membumi dan beretika.
Nuralam menambahkan bahwa citra religiusitas Anwar Hafid memberikan warna berbeda dalam lanskap kepemimpinan di Indonesia. Langkah gubernur yang memadukan kebijakan pro-rakyat dengan kesungguhan moral ini menciptakan ekosistem pemerintahan yang lebih inklusif bagi masyarakat Sulteng.
Keberlanjutan program BERANI Cerdas diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri generasi muda Sulawesi Tengah untuk bersaing di kancah nasional. Fokus pada pembangunan jangka panjang ini menjadi bukti nyata bahwa investasi pada pendidikan merupakan prioritas utama dalam masa jabatan Anwar Hafid.
Pemerintah optimistis bahwa kehadiran ribuan mahasiswa yang terbantu beasiswa ini akan menjadi motor penggerak pembangunan daerah di masa depan. Melalui visi yang terukur, Anwar Hafid menempatkan jabatan gubernur sebagai amanah untuk menghadirkan perubahan nyata bagi kesejahteraan rakyat.*/LIA