Sahabat Hawa, saat sibuk urus rumah dan kerja, kabar dari HAWA ini penting. World Economic Forum (WEF) baru keluarkan laporan. Mereka menyebut bahwa rantai pasokan global volatilitas permanen. Artinya, gangguan di rantai barang dunia jadi hal biasa sekarang.
Laporan itu rilis 19 Januari 2026 di Davos, Swiss. Judulnya “Global Value Chains Outlook 2026“. WEF kerja sama dengan Kearney. Mereka tanya 100 pakar dan 300 bos perusahaan besar.
Hasilnya, ada tiga penyebab utama. Pertama, politik dunia tegang. Kedua, teknologi berubah cepat. Ketiga, energi beralih ke hijau. Misalnya, tarif dagang naik. Alur dagang dunia berubah Rp6.000 triliun.
Biaya kirim barang naik 40%. Pabrik di negara kaya lambat banget, paling pelan sejak 2009. Ada 3.000 aturan dagang baru. Itu tiga kali lebih banyak dari 10 tahun lalu.
Dampak ke Harga Barang Sehari-hari
Bayangkan saja, Anda beli makanan atau baju anak online, tiba-tiba harga naik. Itu gara-gara rantai pasokan global volatilitas permanen. Perdagangan dunia catat rekor Rp500 kuadriliun tahun 2025, kata UNCTAD. Tapi sekarang, barang justru datang dari negara tetangga atau sahabat politik. Di Indonesia, impor seperti HP atau makanan impor mahal.
Bagi Anda yang atur duit ketat, ini susah. Namun, ada peluang. China bangun 5G besar-besaran. Irlandia latih pekerja. Qatar punya papan pantau makanan. India Selatan jadi pusat aman. Kita di Indonesia bisa tiru, fokus barang lokal.
Resiliensi Lebih Penting dari Cepat Saja
Sekarang, 74% bos perusahaan ganti rencana. Mereka pilih tahan banting, bukan sekedar hemat saja.
“Volatilitas bukan gangguan sesaat. Ini kondisi tetap yang harus direncana,” kata Kiva Allgood dari WEF. Sementara Per Kristian Hong dari Kearney bilang, “Tahun 2026, gangguan terus-menerus. Ubah cara kerja biar kuat hadapi ketidakpastian.”
Menurut laporan WEF di situs resminya weforum.org, ketahanan ini bikin bisnis tumbuh. Buat Anda, career woman, artinya wajib pintar kelola uang. Beli dari toko dekat biar ongkir murah. Simpan stok makanan kering. Ikut grup pengelolaan uang online buat tahu investasi aman.
WEF buat alat digital namanya Manufacturing and Supply Chain Readiness Navigator. Pemerintah bisa cek kekurangan. Perusahaan nilai tempat investasi. Kita juga bisa tiru, caranya; buat catatan pengeluaran sederhana. Sisihkan duit darurat 3-6 bulan gaji. Prioritaskan tabungan dulu. Dengan cara ini, Anda tak panik saat harga naik.
Sahabat Hawa, meski rantai pasokan global volatilitas permanen jadi normal, kita bisa siap. Coba cek harga rutin. Belajar nabung kecil-kecilan. Pantau HAWA buat tips motivasi dan uang lebih banyak.*/LIA