PALU, HAWA — Dua bayi tewas di Prancis setelah mengonsumsi Nestlé Guigoz yang terkontaminasi cereulide, picu krisis susu formula terkontaminasi Prancis. Penarikan meluas ke 60 negara, investigasi pidana dibuka di Bordeaux dan Angers.

Krisis tersebut memanas setelah otoritas Prancis laporkan kematian bayi kedua pada Kamis (22/1/2026). Kedua bayi tersebut minum susu formula Guigoz produksi Nestlé yang sudah ditarik sejak Januari. Kementerian Kesehatan Prancis konfirmasi hal ini melalui pernyataan resmi.

Sementara itu, jaksa Bordeaux, Renaud Gaudeul, buka investigasi pidana terkait bayi pertama yang meninggal di Pessac. Bayi itu keluar rumah sakit 5-7 Januari lalu. Gaudeul perintahkan analisis laboratorium, hasilnya keluar dalam 10 hari. Jaksa Angers selidiki kasus kedua.

Racun cereulide, hasil bakteri Bacillus cereus, tahan panas dan picu muntah hebat, dehidrasi cepat pada bayi. Gejala muncul dalam 5 jam, sebut Food Standards Agency Inggris. Nestlé, Lactalis, Danone tarik batch produk karena kontaminasi minyak ARA dari pemasok China, seperti Cabio Biotech Wuhan.

Lactalis tarik enam batch Picot di 18 negara Rabu lalu setelah temukan cereulide di bahan baku. Danone blokir Dumex di Singapura atas permintaan otoritas setempat. Kementerian Pertanian Prancis sebut semua produsen susu bayi Prancis dan global kemungkinan terdampak bahan baku cacat dari produsen sama.

Nestlé umumkan recall di 49-70 negara sejak Desember 2025, termasuk Eropa, Turki, Argentina. CEO Philipp Navratil minta maaf via video minggu lalu.

“Keamanan bayi prioritas utama kami,” katanya. Perusahaan aktifkan pemasok alternatif ARA.

Foodwatch kritik Nestlé dan otoritas Belanda atas komunikasi lambat. Organisasi ini rencanakan gugat hukum. “Informasi keluar bertahap, tak bisa diterima,” kata Nicole van Gemert, direktur Foodwatch Belanda.

Meskipun begitu, Nestlé tegaskan belum ada sakit dikonfirmasi terkait produk. Namun, pengacara keamanan pangan Nathalie Goutaland sebut sulit deteksi cereulide di pasien karena lab terbatas. Krisis ini ungkap celah regulasi, tak ada batas aman cereulide di susu formula UE.

Penarikan mulai pabrik Belanda Desember, meluas global. Produsen sebut dampak finansial kecil, kurang 0,5% penjualan tahunan. Orang tua diminta cek kode batch dan hentikan konsumsi.

Krisis susu formula terkontaminasi Prancis ini libatkan raksasa industri, picu kekhawatiran global. Otoritas terus pantau, produksi saat ini aman meski penilaian risiko berlanjut.*/LIA