PALU, HAWA – Pemerintah Kota Palu mengaktifkan kembali layanan Bus TransPalu mulai Selasa, 13 Januari 2026. Penghentian sementara sepanjang 2025 memungkinkan pembangunan 30 halte baru dan 80 titik pemberhentian. Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, Trisno Yunianto, mengonfirmasi persiapan teknis telah rampung.

Pemerintah Kota Palu menghentikan operasional Bus TransPalu sejak Oktober 2025 untuk membangun infrastruktur pendukung. Selama periode tersebut, pihaknya menyelesaikan 20 halte utama dan 10 halte dari program Corporate Social Responsibility (CSR). Selain itu, 80 titik pemberhentian tersebar di berbagai wilayah Kota Palu.radarpalu.

Trisno Yunianto menekankan penguatan kapasitas pengemudi dan penyesuaian rute sebagai persiapan utama. “Insya Allah besok, Selasa 13 Januari 2026, Bus TransPalu kembali beroperasi melayani masyarakat,” kata Trisno Yunianto, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, pada Senin.

Kerja sama dengan palukota.go.id dan PT Bagong Transportasi mendukung pengoperasian ini. Pemerintah menyediakan halte, sementara PT Bagong Transportasi mengelola 24 unit bus operasional dan 2 unit cadangan. Sementara itu, Bus TransPalu melayani empat koridor reguler plus satu koridor bus sekolah.

Tarif tetap terjangkau mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik. Penumpang dewasa membayar Rp5.000 per perjalanan, sementara pelajar dan mahasiswa naik gratis. Namun, layanan sebelumnya sempat dinilai tidak efektif oleh DPRD Kota Palu, sehingga memerlukan evaluasi menyeluruh.​

Penyesuaian rute memudahkan akses warga ke halte di jalur protokol. Kemudian, fasilitas baru meningkatkan kenyamanan dan efisiensi perjalanan. Meskipun begitu, Pemerintah Kota Palu mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan fasilitas umum.

Kembalinya Bus TransPalu menjadi yang pertama di Sulawesi Tengah sejak peluncuran awal. Selain itu, layanan ini menekan kemacetan dan penggunaan kendaraan pribadi. Trisno Yunianto menambahkan, “Persiapan meliputi penguatan kapasitas pengemudi serta penyesuaian rute agar pelayanan maksimal,” kata Trisno Yunianto, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu.

Layanan ini mendukung mobilitas ramah lingkungan di Palu. Pemerintah menargetkan operasional penuh tanpa hambatan mulai besok. Warga kini dapat memanfaatkan transportasi umum yang aman dan terjadwal.*/LIA