JAKARTA, HAWA – Kabar duka menyelimuti industri hiburan Tanah Air setelah penyanyi Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (07/03) pukul 16.33 WIB. Suami Sheila Dara ini mengembuskan napas terakhirnya di Jakarta dengan didampingi oleh keluarga besar. Ia berpulang setelah lebih dari enam tahun berjuang melawan kanker ginjal stadium tiga yang menggerogoti kesehatannya.

Kabar Vidi Aldiano meninggal pertama kali beredar luas melalui media sosial dari unggahan rekan sesama musisi. Publik figur dan penggemar langsung membanjiri lini masa dengan ucapan belasungkawa. Pihak keluarga kemudian memberikan pernyataan tertulis untuk memastikan kebenaran informasi kepergian pelantun lagu Nuansa Bening tersebut.

“Telah wafat anak saya: OXAVIA ALDIANO bin HARRY APRIANTO. Vidi wafat didampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Alloh SWT, 7 Maret jam 16:33. Selamat Jalan Menuju Cahaya Ilahi Nak,” kata Harry Aprianto, Ayah Kandung Vidi Aldiano.

Sebelum Vidi Aldiano meninggal, ia memiliki riwayat panjang dalam menghadapi kanker ganas. Perjuangan tersebut bermula pada akhir tahun 2019 ketika ia mengalami beberapa keluhan fisik. Ia merasakan gejala tekanan darah tinggi mendadak hingga sempat kehilangan suaranya tanpa sebab yang jelas.

Pemeriksaan medis menyeluruh di Jakarta menemukan adanya benjolan besar pada ginjal kirinya. Temuan ini memaksa Vidi menjalani operasi laparoskopi pengangkatan ginjal di Singapura pada pertengahan bulan Desember tahun tersebut. Kondisinya sempat dinyatakan membaik sepanjang tahun berikutnya walau harus terus melakukan pengawasan medis ketat.

Memasuki tahun 2021, sel kanker rupanya kembali terdeteksi di area bantalan ginjal kanannya. Kondisi ini menjadi titik awal sang penyanyi harus rutin menjalani kemoterapi demi bertahan hidup. Ia mencoba tetap positif dengan menyebut sesi pengobatan intensif tersebut sebagai hari spa.

Situasi kesehatannya semakin menurun drastis pada tahun 2023 ketika kanker ginjal tersebut dilaporkan bermetastasis. Sel kanker agresif itu mulai menyebar ke beberapa titik lain di dalam tubuhnya. Ia pun sempat mengungkap beratnya efek samping kemoterapi dalam sebuah siniar bersama sahabatnya.

Sepanjang tahun 2024 hingga menjelang akhir tahun 2025, Vidi terus mengupayakan kesembuhan melalui beragam cara. Ia bahkan sempat melakukan pemindaian medis khusus di Malaysia demi memantau perkembangan sel kanker. Pada awal November, ia resmi mengumumkan hiatus dari panggung hiburan agar bisa fokus pada terapi pengobatan.

Sebulan sebelum kondisinya kian memburuk, ia sempat membagikan perenungan mendalam tentang enam tahun perlawanannya. Menjelang momen Vidi Aldiano meninggal, aktivitas publiknya sangat minim karena fokus pada pemulihan. Ia akhirnya menyerah pada penyakit tersebut dan berpulang dengan tenang di kelilingi orang terkasih.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke rahmatullah, sahabat kita tercinta, VIDI ALDIANO pada hari ini Sabtu, 7 Maret 2026,” kata Perwakilan Imarindo, Pengurus Ikatan Manajer Artis Indonesia.

Kepergian sosok musisi berbakat ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga serta para penggemar setianya. Perjuangan panjang dan semangat pantang menyerahnya dalam melawan penyakit ganas akan terus dikenang. Dunia musik pop Indonesia kini telah kehilangan salah satu talenta terbaiknya.